pon-papua

Perihal Sanksi WADA, Satgas Bentukan Menpora Zainudin Amali Jadi Sorotan

21 Oktober 2021, 10:00 WIB
Penulis: Any Hidayati
Editor: Aditya Fahmi Nurwahid
Bendera PBSI dikibarkan saat Indonesia menjuarai Thomas Cup 2020 setelah mendapat sanksi dari WADA.
Bendera PBSI dikibarkan saat Indonesia menjuarai Thomas Cup 2020 setelah mendapat sanksi dari WADA. /(INSTAGRAM PBSI)

  • Satgas bentukan Menpora Zainudin Amali untuk ''melobi'' sanksi WADA ke Indonesia mendapat banyak sorotan.
  • Mantan ketua LADI periode 2017-2020, dr Zaini Khadfi Saragih, meminta Menpora fokus pembenahan internal LADI.
  • Menpora Zainudin Amali memastikan bahwa satgas penanganan sanksi WADA tidak melanggar peraturan.

SKOR.id - Satuan tugas untuk menginvestigasi sanksi Badan Anti Doping Dunia (WADA) kepada Indonesia memunculkan polemik baru.

Gagal berkibarnya bendera Merah Putih di podium juara Thomas Cup 2020 membuat Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) mendapat banyak sorotan.

Satuan tugas bentukan Menpora Zainudin Alami pun tak lepas dari kontroversi. Tidak sedikit yang beranggapan kehadiran satgas yang diketuai oleh Raja Sapta Oktohari tersebut justru berpotensi menimbulkan masalah baru.

Salah satu pihak yang cukup khawatir dengan pembentukan satuan tugas tersebut adalah legenda bulu tangkis Indonesia, Taufik Hidayat.

"Saya berharap (satgas) ini tidak salah sasaran. Yang kita semua harapkan mudah-mudahan ini bisa cepat selesai," begitu kata Taufik Hidayat dalam acara Mata Najwa hari Rabu (20/10/2021).

"Jangan sampai berlarut-larut dan jangan sampai juga WADA tersinggung dengan dibentuknya tim (satgas) itu."

"Kalau Pak Menteri (Zainudin Amali) bilang (satgas) ini sudah sesuai (dengan WADA) ya tentu saja akan kami dukung."

 

 

Di kesempatan yang sama, dr Zaini Khadfi Saragih selaku mantan ketua umum LADI periode 2017-2020 menyanggah pendapat yang menyatakan bahwa sanksi kepada Indonesia bermula dari kepengurusannya.

"Ya enggaklah. Nggak seperti itu," kata Zaini yang dihubungi via telepon video.

"Masa tugas saya sampai Desember 2020. Jadi masa tugas saya pertama itu 2017-2019 setelah saya diperpanjang hingga Desember 2020."

"Dan saat itu pemerintah juga telah mengeluarkan SK Kepengurusan baru yang artinya saya sudah selesai tugas. Peraturan doping 2021 juga sudah kami selesaikan dan serahkan ke WADA."

Zaini menegaskan bahwa pending matters yang menjadi sebab sanksi WADA belum kunjung dicabut juga sempat terjadi di kepengurusannya.

Kala itu, Zaini menjelaskan bahwa Indonesia sempat tidak melakukan tes doping di tahun sebelum dia menjabat sebagai ketua.

"Menurut saya itu semata-mata masalah komunikasi antara pengurus pengganti saya dengan WADA," ucap Zaini menjelaskan.

"Saya juga tidak terlalu tahu karena sesudah saya turun jabatan di Desember 2020 saya sudah tidak mengikuti masalah secara intens."

Menpora Zainudin Amali dalam konferensi pers virtual terkait sanksi WADA ke Indonesia dan pembentukan satgas khusus pada Senin (18/10/2021).
Menpora Zainudin Amali dalam konferensi pers virtual terkait sanksi WADA ke Indonesia dan pembentukan satgas khusus pada Senin (18/10/2021). Zoom Kemenpora

"Sanksi yang diberikan WADA kepada kita (Indonesia) karena ada problem dengan LADI. Jadi, kalau kita mau bendera kita naik lagi berarti sanksi harus dicabut. Agar sanksi dicabut maka yang tidak beres di LADI harus diperbaiki secepat mungkin."

Menanggapi hal tersebut, Menpora menegaskan bahwa tugas satgas adalah membantu mempercepat proses penyelesaian problem dengan WADA.

Amali menjelaskan bahwa komunikasi utama WADA tetap dengan LADI dan dalam tim tersebut terdapat perwakilan cabang olahraga terkait.

"Saya setuju. Tim ini bukan untuk melobi tapi mengumpulkan setiap item yang dibutuhkan WADA, membantu LADI," Menpora menegaskan.

Berita Kemenpora Lainnya:

ISORI Dukung Upaya Kemenpora Menyeret Biang Kerok Sanksi WADA ke Jalur Hukum

Bukan Hanya Doping, LADI Klaim Ada Masalah Administrasi dengan WADA

  • Sumber: Trans7
  • Tag

    Video

    Berita Terkait

    Badminton

    Senin, 18 Oktober 2021

    Taufik Hidayat Sedih Bendera Merah-Putih Tak Berkibar di Thomas Cup 2020

    Taufik Hidayat sedih lantaran bendera Merah-Putih tak berkibar saat Indonesia juara Thomas Cup 2020

    Lain - lain

    Selasa, 19 Oktober 2021

    Raja Sapta Oktohari Yakin Bendera Merah Putih Bisa Berkibar di SEA Games Hanoi

    Komite Olimpiade Indonesia (NOC Indonesia) optimistis bendera Merah Putih dapat berkibar di SEA Games Hanoi 2022.

    Terbaru

    Lain - lain

    Sabtu, 4 Desember 2021

    Kejurnas Boling Soetopo Jananto 2021 Jadi Momentum Kebangkitan PBI

    Kejurnas Boling Soetopo Jananto dan Junior 2021 di JSC Boling Center, Palembang, jadi momentum kebangkitan PBI.

    Lain - lain

    Sabtu, 4 Desember 2021

    Kalah Lagi, Klub Rivan Nurmulki Tak Tergeser di Dasar Klasemen V.League 2021/2022

    VC Nagano Tridents kalah 0-3 kala tandang ke markas JT Thunders dalam lanjutan Divisi 1 Japanese V.League 2021/2022.

    Lain - lain

    Sabtu, 4 Desember 2021

    2 Pelari Inggris Kehilangan Sponsor dari Federasi Nasional Gara-gara Pelatih

    UK Athletics memberi sanksi kepada Adam Gemili dan Laviai Nielsen karena bertahan dengan pelatih yang masih dalam investigasi skandal pelecehan.

    Lain - lain

    Sabtu, 4 Desember 2021

    Paris 2024 Berambisi Jual 3 Juta Tiket Penonton Paralimpiade

    Presiden Paris 2024, Tony Estanguet, juga bertekad menciptakan kejuaraan yang inklusif antara Olimpiade dan Paralimpiade.

    Lain - lain

    Sabtu, 4 Desember 2021

    PB ISSI Kirim Atlet ke Swiss, Kejar Beasiswa UCI

    Jelang SEA Games XXXI di Hanoi dan Asian Games 2022 di Hangzhou, PB ISSI dapat undangan dari UCI.

    Lain - lain

    Sabtu, 4 Desember 2021

    Jadwal Siaran Langsung Olahraga di TV Hari Ini

    Berikut ini adalah jadwal siaran langsung olahraga di TV untuk hari Sabtu (4/12/2021) hingga Minggu dini hari WIB.

    Lain - lain

    Jumat, 3 Desember 2021

    PABSI Kirim 14 Lifter ke Kejuaraan Dunia Angkat Besi 2021, Mayoritas Muda

    PB PABSI bersiap menyambut Kejuaraan Dunia 2021 di Tashkent, Uzbekistan, dengan mengirimkan 14 lifter.

    Lain - lain

    Jumat, 3 Desember 2021

    Kontingen Indonesia Menanti Medali Emas Para Boccia di AYPG 2021

    Atlet para boccia, Febriyanti Vani Rahmadhani, berpeluang menyumbangkan medali emas untuk klasifikasi BC2 putri di AYPG 2021.

    Lain - lain

    Kamis, 2 Desember 2021

    IAAF Temukan Banyak Kasus Pelecehan Online kepada Atlet Putri Selama Olimpiade Tokyo

    World Athletics menemukan 23 dari 161 akun atlet mendapat pelecehan daring dengan 16 di antaranya adalah atlet putri.

    Berita

    Kamis, 2 Desember 2021

    Boyong 2 Atlet Andalan ke AYPG 2021, Tim Para Tenis Meja Indonesia Incar Perunggu

    Para atlet difabel muda se-Asia akan berlomba dalam ajang Asian Youth Para Games (AYPG) 2021.

    Terpopuler Satu Pekan

    Keyword Populer

    Sepak Pojok

    X