pon-papua

Perenang Australia Bocorkan Sisi Gelap Dunia Olahraga di Negaranya

15 November 2021, 18:00 WIB
Penulis: Any Hidayati
Editor: Aditya Fahmi Nurwahid
Perenang Cate Campbell terpilih sebagai pembawa bendera Australia dalam defile upacara pembukaan Olimpiade Tokyo 2020.
Perenang Cate Campbell terpilih sebagai pembawa bendera Australia dalam defile upacara pembukaan Olimpiade Tokyo 2020. /(instagram.com/cate_campbell/)

 

  • Cate Campbell membuka sisi gelap dunia atlet renang putri Australia lewat buku berjudul Sister Secrets: Life Lessons from Pool to the Podium.
  • Peraih empat medali emas Olimpiade tersebut mengatakan bahwa para pelatih sering melakukan body shamming kepada atlet putri.
  • Cate Campbell juga buka-bukaan mengenai kesehatan mental yang dialaminya sejak tahun lalu.

SKOR.id - Salah satu perenang kenamaan Australia, Cate Campbell, buka-bukaan mengenai body shamming para atlet putri di negaranya lewat sebuah buku.

Selasa (9/11/2021), Cate Campbell bersama dengan saudarinya, Bronte Cambell, merilis buku dengan judul Sister Secrets: Life Lessons from Pool to the Podium.

Buku terbitan Sunday Telegraph tersebut berisi perjalanan karier Campbell Bersaudara sebagai perenang profesional.

Selain prestasi, Campbell juga mengupas borok di dalam kontingen renang Australia mengenai body shamming.

Peraih empat medali emas Olimpiade tersebut menulis bahwa para pelatih pria di tempatnya sangat terobsesi dengan berat badan para perenang putri.

Para pelatih tersebut, menurut Campbell, terang-terangan mengkritisi bentuk badan atlet putri yang bertambah berat badan.

Mereka juga meminta para atlet putri untuk makan malam dengan piring yang lebih kecil agar tidak kebanyakan makan, dan menggemuk.

"Berat badan dari dulu hingga sekarang selalu menjadi topik pembicaraan di kolam renang atau di dalam tim renang," kata Campbell dilansir dari The Guardian.

"Semua atlet putri secara terang-terangan disuruh untuk memilih piring dengan ukuran lebih kecil saat makan malam agar tidak makan kebanyakan."

"Secara umum para pelatih pria berpendapat bahwa semakin kurus (atlet putri) maka semakin baik. Beberapa pola pikir ini menular kepada saya."

Ini bukan kali pertama, Campbell buka suara mengenai dapur sebagai seorang perenang profesional.

 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 

A post shared by Cate Campbell (@cate_campbell)

Pada Oktober kemarin, perenang 29 tahun tersebut mengungkapkan bahwa dirinya mengalami gangguan kesehatan mental sejak tahun lalu dan sejak sebelum Olimpiade Tokyo dalam pengawasan medis.

Melalui Instagramnya, Campbell menceritakan perjuangannya menghadapi kondisi gangguan kesehatan mental yang diidapnya.

"Pada Juli 2020 saya didiagnosa dengan depresi. Pada Juni 2021, empat minggu sebelum Olimpiade Tokyo bergulir, saya akhirnya mengakui bahwa saya butuh bantuan medis. Saya bersyukur telah mendapatkannya."

"Kesehatan mental bukan pertanda kelemahan. Itu bukan diskriminasi. Kesehatan mental itu sangat nyata dan sebagian besar dari kita semua akan menghadapinya dalam hidup," tulis Campbell.

Berita Renang Lainnya:

Pelecehan Seksual di Dunia Olahraga Terjadi Lagi, Kali Ini Menyeret Eks Pelatih Renang Australia

Aflah Fadlan Prawira Makin Percaya Diri Usai Olimpiade Tokyo, Incar Medali Asian Games

  • Sumber: The Guardian
  • Tag

    Video

    Berita Terkait

    Lain - lain

    Rabu, 3 November 2021

    Tahun Emas Emma McKeon, Kecemerlangan di Olimpiade Berlanjut ke Kejuaraan Dunia

    Emma McKeon tampil gemilang sepanjang tahun ini, mulai dari Olimpiade Tokyo 2020 sampai FINA Swimming World Cup 2021.

    Lain - lain

    Selasa, 9 November 2021

    10 Rekor Nasional Tercipta dari Cabor Para Renang Peparnas XVI Papua 2021

    Selasa (9/11/2021), Simson Abraham jadi atlet para renang pertama yang pecahkan rekor nasional di Peparnas Papua.

    Terbaru

    Lain - lain

    Sabtu, 4 Desember 2021

    Kejurnas Boling Soetopo Jananto 2021 Jadi Momentum Kebangkitan PBI

    Kejurnas Boling Soetopo Jananto dan Junior 2021 di JSC Boling Center, Palembang, jadi momentum kebangkitan PBI.

    Lain - lain

    Sabtu, 4 Desember 2021

    Kalah Lagi, Klub Rivan Nurmulki Tak Tergeser di Dasar Klasemen V.League 2021/2022

    VC Nagano Tridents kalah 0-3 kala tandang ke markas JT Thunders dalam lanjutan Divisi 1 Japanese V.League 2021/2022.

    Lain - lain

    Sabtu, 4 Desember 2021

    2 Pelari Inggris Kehilangan Sponsor dari Federasi Nasional Gara-gara Pelatih

    UK Athletics memberi sanksi kepada Adam Gemili dan Laviai Nielsen karena bertahan dengan pelatih yang masih dalam investigasi skandal pelecehan.

    Lain - lain

    Sabtu, 4 Desember 2021

    Paris 2024 Berambisi Jual 3 Juta Tiket Penonton Paralimpiade

    Presiden Paris 2024, Tony Estanguet, juga bertekad menciptakan kejuaraan yang inklusif antara Olimpiade dan Paralimpiade.

    Lain - lain

    Sabtu, 4 Desember 2021

    PB ISSI Kirim Atlet ke Swiss, Kejar Beasiswa UCI

    Jelang SEA Games XXXI di Hanoi dan Asian Games 2022 di Hangzhou, PB ISSI dapat undangan dari UCI.

    Lain - lain

    Sabtu, 4 Desember 2021

    Jadwal Siaran Langsung Olahraga di TV Hari Ini

    Berikut ini adalah jadwal siaran langsung olahraga di TV untuk hari Sabtu (4/12/2021) hingga Minggu dini hari WIB.

    Lain - lain

    Jumat, 3 Desember 2021

    PABSI Kirim 14 Lifter ke Kejuaraan Dunia Angkat Besi 2021, Mayoritas Muda

    PB PABSI bersiap menyambut Kejuaraan Dunia 2021 di Tashkent, Uzbekistan, dengan mengirimkan 14 lifter.

    Lain - lain

    Jumat, 3 Desember 2021

    Kontingen Indonesia Menanti Medali Emas Para Boccia di AYPG 2021

    Atlet para boccia, Febriyanti Vani Rahmadhani, berpeluang menyumbangkan medali emas untuk klasifikasi BC2 putri di AYPG 2021.

    Lain - lain

    Kamis, 2 Desember 2021

    IAAF Temukan Banyak Kasus Pelecehan Online kepada Atlet Putri Selama Olimpiade Tokyo

    World Athletics menemukan 23 dari 161 akun atlet mendapat pelecehan daring dengan 16 di antaranya adalah atlet putri.

    Berita

    Kamis, 2 Desember 2021

    Boyong 2 Atlet Andalan ke AYPG 2021, Tim Para Tenis Meja Indonesia Incar Perunggu

    Para atlet difabel muda se-Asia akan berlomba dalam ajang Asian Youth Para Games (AYPG) 2021.

    Terpopuler Satu Pekan

    Keyword Populer

    Sepak Pojok

    X