Menuju Olimpiade Tokyo: 5 Atlet Tersukses Sepanjang Sejarah Olimpiade

21 Juli 2021, 09:00 WIB
Editor: Lily Indriyani
Aksi Michael Phelps di lintasan renang. / Teledeporte / Twitter
Aksi Michael Phelps di lintasan renang. / Teledeporte / Twitter /

SKOR.id - Michael Phelps tercatat sebagai atlet tersukses dalam sejarah penyelenggaraan Olimpade. 

Olimpiade Tokyo 2020 tinggal menghitung hari. Pesta olahraga terakbar dunia tersebut akan bergulir mulai 23 Juli mendatang.

Berbicara mengenai Olimpiade, tak lepas dari prestasi para atlet. Selama bertahun-tahun, aksi mereka jadi suguhan utama.

Dari puluhan ribu atlet yang pernah berlaga di Olimpiade, lima nama berhasil mengukuhkan diri sebagai yang tersukses.

Puluhan medali berhasil mereka koleksi, sekaligus sebagai legitimasi kehebatan mereka dalam pesta olahraga empat tahunan itu.

Lantas siapa sajakah atlet yang paling sukses dalam sejarah Olimpiade dan berapa jumlah medali yang mereka koleksi.

Berikut lima atlet tersukses di Olimpiade seperti dikutip dari AS.com:

5. Carl Lewis (9 emas, 1 perak, 0 perunggu)

Carl Lewis merupakan atlet atletik Amerika Serikat yang aktif berkompetisi pada Olimpiade 1984 hingga 1996.

Keberhasilannya memenangi empat nomor (100 meter, 200 meter, 4x100 meter, lompat jauh) pada Olimpiade Los Angeles 1984 membuat mata dunia terbuka.

Sayang, prestasinya di arena tercoreng dengan sifatnya yang materialistis, yang selalu meminta kenaikan nilai hadiah dan juga sponsor.

Pelari legendaris Amerika Serikat, Carl Lewis.
Pelari legendaris Amerika Serikat, Carl Lewis. (INSTAGRAM)

4. Mark Spitz (9 emas, 1 perak, 1 perunggu)

Nama Mark Spitz abadi setelah menjadi orang pertama yang mampu mengoleksi tujuh medali emas dalam satu gelaran olimpiade pada 1972.

Atlet renang asal Amerika Serikat ini bahkan masih kompetitif pada usia 40 tahun, ketika dirinya mencoba untuk mengikuti kualifikasi Olimpiade Barcelona 1992.

Sayang, karena kondisi fisiknya yang menurun, ditambah dengan performa para rival yang luar biasa, Spitz gagal lolos dan pensiun dari kariernya.

Perenang legendaris Amerika Serikat, Mark Spitz.
Perenang legendaris Amerika Serikat, Mark Spitz. (INSTAGRAM MARK SPITZ)

3. Paavo Nurmi (9 emas, 3 perak, 0 perunggu)

Pelari jarak jauh Finlandia ini membukukan standar baru di cabang atletik lewat kegigihannya saat latihan dan ritme berlarinya.

Nurmi aktif di tiga olimpiade, yakni 1920, 1924, dan 1928, serta mengoleksi 9 medali emas dan 3 medali perak dalam kurun waktu tersebut.

Panitia Olimpiade Helsinki 1952 memilihnya menjadi pembawa obor di upacara pembuka, yang semakin menegaskan pengakuan Finlandia atas prestasinya.

Pelari legendaris Finlandia, Paavo Nurmi.
Pelari legendaris Finlandia, Paavo Nurmi. (INSTAGRAM CORRIDA SIMPLES)

2. Larisa Latynina (9 emas, 5 perak, 4 perunggu)

Sebelum era Michael Phelps, Latynina memegang rekor sebagai atlet tersukses sepanjang sejarah olimpiade selama hampir setengah abad.

Latynina mewakili Uni Soviet di cabang gymnastic dalam tiga olimpiade, yakni Olimpiade Melbourne 1956, Olimpiade Roma 1960, dan Olimpiade Tokyo 1964.

Setelah pensiun, Latynina mengabdikan dirinya sebagai pelatih gymnastic. Namanya lantas diabadikan dalam International Gymnastics Hall of Fame pada 1998.

Legenda gymnastic asal Uni Soviet, Larisa Latynina.
Legenda gymnastic asal Uni Soviet, Larisa Latynina. (INSTAGRAM DATOSPORT)

1. Michael Phelps (23 emas, 3 perak, 2 perunggu)

Sejauh ini, Phelps adalah atlet tersukses sepanjang sejarah olimpiade. Koleksi medalinya jauh melampaui torehan para atlet lainnya dalam daftar ini.

Namanya sudah banyak diperbincangkan saat membela Amerika Serikat pada Olimpiade Sidney 2000, saat dirinya masih berusia 15 tahun.

Namun, puncak prestasi Phelps terjadi pada Olimpiade Beijing 2008, ketika dirinya sukses menyapu bersih delapan medali emas dari delapan nomor yang diikutinya.

Kisah heroik Phelps di olimpiade berakhir pada Olimpiade Rio 2016, ketika dirinya mampu menambahkan lima emas dan satu perak ke dalam pundi-pundi medali olimpiadenya.

Michael Phelps dengan koleksi medalinya.
Michael Phelps dengan koleksi medalinya. (INSTAGRAM MOTIVATION ATTACK)

Ikuti juga InstagramFacebook, dan Twitter dari Skor Indonesia.

 
 
 
Lihat postingan ini di Instagram
 
 
 

Sebuah kiriman dibagikan oleh Skor.id (@skorindonesia)

Berita Olimpiade Lainnya:

Cina vs Amerika Serikat di Olimpiade Tokyo 2020

Jelang Olimpiade Tokyo 2020, Yuta Watanabe di Ambang Pemecahan Rekor Bersejarah

Ini Pesan Liliyana Natsir bagi Para Pejuang Olimpiade Indonesia

  • Sumber: AS
  • Tag

    Video

    Komentar

    Berita Terkait

    Basket

    Senin, 19 Juli 2021

    Timnas Basket AS Punya Calon Bintang Baru di Olimpiade Tokyo

    Pelatih Gregg Popovich memuji penampilan Keldon Johnson dalam laga ekshibisi hari Minggu (18/7/2021).

    Olahraga Lain

    Senin, 19 Juli 2021

    Jelang Voting Host Olimpiade 2032, Brisbane Makin Percaya Diri untuk Menang

    Pemungutan suara host Olimpiade 2032 akan berlangsung pada Rabu (21/7/2021).

    Olahraga Lain

    Senin, 19 Juli 2021

    Covid-19 Hantui Tim Senam AS di Olimpiade Tokyo

    Salah satu atlet cadangan tim senam AS dinyatakan positif Covid-19 pada Minggu (18/7/2021).

    Terbaru

    Berita

    Rabu, 4 Agustus 2021

    Link Live Streaming Voli Putri Olimpiade 2020: Brasil dan ROC Berebut Tiket Semifinal

    Babak perempat final voli putri Olimpiade Tokyo 2020 akan menyajikan pertarungan antara Brasil dan ROC.

    Berita

    Rabu, 4 Agustus 2021

    Olimpiade Tokyo 2020: Baru Berusia 13 Tahun, Sky Brown Jadi Atlet Peraih Medali Termuda Inggris Raya

    Sky Brown mencatat sejarah sebagai peraih medali termuda Britania Raya dalam sejarah Olimpiade.

    Berita

    Rabu, 4 Agustus 2021

    Kandaskan GM Magnus Carlsen, Wakil Polandia ke Final Piala Dunia Catur 2021

    Pecatur asal Polandia berhasil menyudahi langkah GM Magnus Carlsen di Piala Dunia Catur 2021.

    Berita

    Selasa, 3 Agustus 2021

    Olimpiade Tokyo 2020: Alasan Pesenam AS Menilai Perunggunya lebih Berarti daripada Emas

    Simone Biles menilai medali perunggu yang diraihnya di Olimpiade Tokyo 2020 lebih berharga dibandingkan medali emas.

    Berita

    Selasa, 3 Agustus 2021

    Olimpiade Tokyo 2020: Jelang Perempat Final, Cara Berpakaian Tim Voli Putri Turki Tuai Kritikan

    Cara berpakaian atlet bola voli putri Turki di Olimpiade Tokyo 2020 dikritik pemuka agama negara mereka.

    Berita

    Selasa, 3 Agustus 2021

    Olimpiade Tokyo 2020: Kisah Krystsina Tsimanouskaya, Atlet Belarus yang Kini Jadi Pencari Suaka

    Atlet Belarusia, Krystsina Tsimanouskaya, mendapat ancaman dari negaranya saat mengikuti Olimpiade Tokyo 2020.

    Berita

    Selasa, 3 Agustus 2021

    Menpora Sebut Kemenangan Greysia/Apriyani Jadi Kado Manis untuk Ulang Tahun Kemerdekaan Indonesia

    Kemenangan Greysia Polii/Apriyani Rahayu di Olimpiade Tokyo 2020 menjadi kado ulang tahun ke-76 kemerdekaan Republik Indonesia.

    Berita

    Selasa, 3 Agustus 2021

    Olimpiade Tokyo 2020: Nurul Akmal Tetap Bersyukur meski Gagal Rebut Medali

    Lifter Indonesia, Nurul Akmal, tetap mensyukuri penampilannya kendati gagal mempersembahkan medali untuk Indonesia.

    Berita

    Minggu, 1 Agustus 2021

    Olimpiade Tokyo 2020: Nurul Akmal Ditarget Masuk Lima Besar

    PB PABSI menargetkan Nurul Akmal untuk masuk lima besar di Olimpiade Tokyo 2020.

    Berita

    Minggu, 1 Agustus 2021

    Sambut Kepulangan Wakil Indonesia, Menpora: Kita Tatap Olimpiade Paris 2024

    Menpora menginstruksikan kepada para atlet Indonesia untuk mulai mengarahkan fokus ke Olimpaide Paris 2024.

    Terpopuler

    Keyword Populer

    Sepak Pojok

    X