Digoda untuk Bertarung di MMA, Eko Yuli Irawan: Saya Enggak Suka Berantem

31 Juli 2021, 19:20 WIB
Editor: Aditya Fahmi Nurwahid
Lifter Indonesia, Eko Yuli Irawan, sukses menyabet medali perak cabor angkat besi kelas 61kg pada Minggu (25/7/2021).
Lifter Indonesia, Eko Yuli Irawan, sukses menyabet medali perak cabor angkat besi kelas 61kg pada Minggu (25/7/2021). /(NOC Indonesia)

SKOR.id -  Lifter legendaris Indonesia, Eko Yuli irawan melakukan Live Instagram dengan pesilat Indonesia, Hanifan Yudani Kusuma pada Jumat (30/7/21) malam.

Pada kesempatan kali ini, Hanifan Yudani menggoda Eko Yuli Irawan untuk pindah ke cabang olahraga lain.

Apalagi, di angkat besi, Eko Yuli Irawan sudah bergelimang sukses meski belum mendapatkan emas di Olimpiade.

Hi Skorer, jangan lupa download apps Skor.id biar enggak ketinggalan update dan bisa mendapatkan banyak hadiah menarik.

Menariknya, Hanifan Yudani menggoda Eko Yuli Irawan untuk pindah ke Mixed Martial Arts (MMA) atau seni bela diri campuran.

Disiplin ini memang sedang populer-populernya. Bahkan, popularitasnya sudah mampu menyaingi tinju profesional.

Menanggapi ucapan Hanifan Yudani, Eko Yuli Irawan mengaku sudah terlalu tua untuk pindah cabor.

Momen saat Eko Yuli Irawan menerima video call dari Menpora Zainudin Amali sesaat setelah menyabet medali perak Olimpiade Tokyo 2020 untuk cabor angkat besi kelas 61kg putra, Minggu (25/7/2021).
Momen saat Eko Yuli Irawan menerima video call dari Menpora Zainudin Amali sesaat setelah menyabet medali perak Olimpiade Tokyo 2020 untuk cabor angkat besi kelas 61kg putra, Minggu (25/7/2021). (Kemenpora)

Apalagi untuk MMA yang notabene merupakan olahraga keras.

"Haha, pindah ke MMA nggak lah, saya nggak suka berantem," ucap Eko Yuli Irawan.

Dalam kesempatan ini, Eko Yuli Irawan dan Hanifan Yudani juga membahas soal perbedaan asupan makanan angkat besi dengan pencak silat sebelum bertanding.

Eko Yuli Irawan mengatakan, sebelum tanding, para lifter harus mengonsumsi banyak protein.

Aksi Eko Yuli Irawan dalam latuhan jelang turun di Olimpiade Tokyo.
Aksi Eko Yuli Irawan dalam latuhan jelang turun di Olimpiade Tokyo. (Aprelia Wulansari/Skor.id)

Ini ditanggapi oleh Hanifan Yudani. Menurut Hanifan, untuk pencak silat, atlet harus mengonsumsi lebih banyak karbohidrat sebelum turun di arena.

"Mungkin untuk pencak silat karena mengutamakan endurance makanya butuh karbohidrat,"

"Sedangkan di angkat besi butuh power jadi protein yang diperbanyak," Eko Yuli Irawan menuturkan.

Jangan lupa untuk follow dan subscribe akun media sosial kami di: 

  • Sumber: Instagram
  • Tag

    Video

    Berita Terkait

    Liga 2

    Sabtu, 31 Juli 2021

    Tunggu Kejelasan Liga 2 2021, PSIM Yogyakarta Mulai Gelar Latihan pada Agustus

    Plt Manajer PSIM Yogyakarta, Farabi Firdausy, berbicara soal kepastian nasib penyelenggaraan Liga 2 2021.

    Wild Rift

    Sabtu, 31 Juli 2021

    Sentinels Resmi Terjun ke Dunia Kompetitif LoL: Wild Rift

    Sentinels umumkan terjun ke dunia kompetitif LoL: Wild Rift.

    Esports

    Sabtu, 31 Juli 2021

    Galaxy Racer Gandeng Pierre-Emerick Aubammeyang Gelar Kompetisi Fortnite

    Galaxy Racer Aubameyang Cup digelar mulai 1-4 Agustus 2021 dengan hadiah senilai 10 ribu Euro atau setara dengan Rp170 juta.

    Terbaru

    Olahraga Lain

    Senin, 27 September 2021

    Jadwal Siaran Langsung Olahraga di TV Hari Ini

    Berikut ini adalah jadwal siaran langsung olahraga di TV untuk hari Sabtu (25/9/2021) hingga Minggu dini hari WIB.

    Olahraga Lain

    Minggu, 26 September 2021

    Piala Dunia Futsal 2021: Jadwal, Hasil, dan Klasemen

    Berikut ini Skor.id menyajikan jadwal, hasil, serta klasemen Piala Dunia Futsal 2021.

    Olahraga Lain

    Minggu, 26 September 2021

    Jadwal Pertandingan PON XX Papua 2021 Hari Ini

    Berikut jadwal cabang olahraga yang dipertandingkan dalam PON XX Papua 2021 pada hari ini.

    Olahraga Lain

    Sabtu, 25 September 2021

    Tetap Taat Prokes, Menpora Pastikan Upacara Pembukaan PON XX Papua 2021 Meriah

    Menpora Zainudin Amali, memastikan upacara pembukaan PON XX Papua digelar dengan prosedur tetap dan mengikuti prokes yang ada.

    Olahraga Lain

    Sabtu, 25 September 2021

    Menpora: Presiden Joko Widodo Akan Buka PON XX Papua 2021

    Menpora, Zainudin Amali pastikan Presiden RI Joko Widodo akan membuka langsung Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua 2021.

    Olahraga Lain

    Jumat, 24 September 2021

    Kemenkeu Sahkan Pengajuan Dana Tambahan PB PON Sebesar Rp1,4 Triliun

    Menpora Zainudin Amali mengatakan dana tambahan yang diusulkan PB PON sebesar Rp1,4 triliun sudah disahkan .

    Olahraga Lain

    Jumat, 24 September 2021

    Pantau PON XX Papua 2021, Menpora Berkantor di Bumi Cenderawasih

    Menpora Zainudin Amali akan mengawal langsung Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua 2021.

    Olahraga Lain

    Jumat, 24 September 2021

    Demi Prestasi Atlet, Kemenpora Gelar Lokakarya Pemanfaatan Biomekanik Olahraga

    Kemenpora menyelenggarakan Lokakarya Pemanfaatan Biomekanik Olahraga untuk Modifikasi Teknis dan Efisiensi Peralatan.

    Berita

    Jumat, 24 September 2021

    PON XX Papua 2021: Tim Polo Air Putri DKI Jakarta Bukukan Kemenangan Perdana

    Meski belum dibuka secara resmi, PON XX Papua telah menggelar pertandingan beberapa cabor.

    Olahraga Lain

    Kamis, 23 September 2021

    9 Atlet Dunia yang Pernah Mengalami Isu Kesehatan Mental

    Meski terlihat tangguh di atas lapangan, atlet ternyata hanya seorang manusia biasa yang juga rental secara mental jika mendapat tekanan.
    X