pon-papua

Didesak Mundur dari Jabatan Sebab Skandal WADA, Begini Respons Menpora Zainudin Amali

21 Oktober 2021, 06:30 WIB
Penulis: Any Hidayati
Editor: Pradipta Indra Kumara
Menpora Zainudin Amali dalam konferensi pers virtual terkait sanksi WADA ke Indonesia dan pembentukan satgas khusus pada Senin (18/10/2021).
Menpora Zainudin Amali dalam konferensi pers virtual terkait sanksi WADA ke Indonesia dan pembentukan satgas khusus pada Senin (18/10/2021). /Zoom Kemenpora

 

  • Menpora Zainudin Amali menanggapi desakan publik yang memintanya mundur dari jabatan karena skandal LADI dan WADA.
  • Politisi Golkar tersebut memahami kegundahan publik terkait gagal berkibarnya Merah Putih di berbagai ajang internasional.
  • Menpora menegaskan tidak akan mundur dari jabatan dan akan bertanggung jawab penuh soal skandal WADA.

SKOR.id - Gagal berkibarnya bendera Merah Putih di podium utama Thomas Cup 2020 membuat publik mendesak Zainudin Amali turun dari jabatan Menpora.

Minggu (17/10/2021), bendera Merah Putih gagal berkibar di podium Thomas Cup 2020 karena adanya problem Lembaga Anti Doping Indonesia (LADI) dengan Dewan Anti Doping Dunia (WADA).

WADA menilai LADI tidak patuh peraturan anti doping dunia serta tak acuh pada surat peringatan tertanggal 15 September 2021 hingga kedaluwarsa pada 7 Oktober kemarin.

Alhasil, selain LADI, nama Zainudin Amali menjadi sorotan publik karena dianggap sebagai pihak paling bertanggung jawab atas kalalaian tersebut.

"Saya kira memahami apa yang dirasakan oleh publik. Dengan reaksi publik yang luar biasa tersebut tentu saya tidak boleh menanggapi secara emosional," ucap Menpora dalam acara Mata Najwa hari Rabu (20/10/2021).

"Karena (reaksi) itu adalah sesuatu yang wajar. Saya sampaikan bahwa saya sendiri juga kecewa. Bukan cuma masyarakat, saya juga kecewa."

"Tapi apakah dengan kekecewaan (dan meminta Menpora mundur) itu lantas selesai? Tentu tidak. Sehingga saya harus selesaikan dengan melakukan sesuatu supaya larangan kepada LADI segera dicabut dan ini tidak terulang lagi."

 

Politisi Golkar tersebut menyebut bahwa reaksi publik kepadanya adalah risiko sebagai pejabat pemerintahan.

"Saya pahami (suara-suara yang meminta mundur). Itu risiko jabatan saya. Saya sebagai menteri tentu ekspektasi publik kepada saya begitu besar," jelasnya.

"Saya sangat paham itu. Tapi dengan tanggung jawab maka saya kerjakan dengan secepatnya supaya larangan ini segera bisa dicabut."

Menpora Amali bertekad untuk menyelesaikan skandal WADA dan tidak akan mundur dari jabatan, kecuali jika terkena reshuffle dari Presiden Joko Widodo.

"Menyelesaikan soal, kah? Apakah dengan saya mundur maka larangan tersebut akan dicabut? Kan tidak."

"Tetap saya akan lakukan tugas dan pekerjaan saya. Silakan Bapak Presiden (Joko Widodo) yang menilai saya," kata Amali memungkasi argumennya.

 

Berita Kemenpora Lainnya:

Pimpin Tim Penyelesaian Sanksi WADA, Raja Sapta Oktohari Langsung Petakan Solusi

Bukan Hanya Doping, LADI Klaim Ada Masalah Administrasi dengan WADA

  • Sumber: Trans7
  • Tag

    Video

    Berita Terkait

    Badminton

    Senin, 18 Oktober 2021

    Menpora Minta Maaf karena Bendera Merah Putih Gagal Berkibar di Thomas Cup 2020

    Menpora Zainudin Amali mengutarakan permintaan maaf dalam konferensi pers hari Minggu (18/10/2021).

    Berita

    Selasa, 19 Oktober 2021

    Ketua Apkori Turut Apresiasi Langkah Cepat Menpora Terkait Sanksi WADA

    Dunia olahraga Indonesia mendapat tamparan keras dari WADA.

    Terbaru

    Lain - lain

    Sabtu, 4 Desember 2021

    Kejurnas Boling Soetopo Jananto 2021 Jadi Momentum Kebangkitan PBI

    Kejurnas Boling Soetopo Jananto dan Junior 2021 di JSC Boling Center, Palembang, jadi momentum kebangkitan PBI.

    Lain - lain

    Sabtu, 4 Desember 2021

    Kalah Lagi, Klub Rivan Nurmulki Tak Tergeser di Dasar Klasemen V.League 2021/2022

    VC Nagano Tridents kalah 0-3 kala tandang ke markas JT Thunders dalam lanjutan Divisi 1 Japanese V.League 2021/2022.

    Lain - lain

    Sabtu, 4 Desember 2021

    2 Pelari Inggris Kehilangan Sponsor dari Federasi Nasional Gara-gara Pelatih

    UK Athletics memberi sanksi kepada Adam Gemili dan Laviai Nielsen karena bertahan dengan pelatih yang masih dalam investigasi skandal pelecehan.

    Lain - lain

    Sabtu, 4 Desember 2021

    Paris 2024 Berambisi Jual 3 Juta Tiket Penonton Paralimpiade

    Presiden Paris 2024, Tony Estanguet, juga bertekad menciptakan kejuaraan yang inklusif antara Olimpiade dan Paralimpiade.

    Lain - lain

    Sabtu, 4 Desember 2021

    PB ISSI Kirim Atlet ke Swiss, Kejar Beasiswa UCI

    Jelang SEA Games XXXI di Hanoi dan Asian Games 2022 di Hangzhou, PB ISSI dapat undangan dari UCI.

    Lain - lain

    Sabtu, 4 Desember 2021

    Jadwal Siaran Langsung Olahraga di TV Hari Ini

    Berikut ini adalah jadwal siaran langsung olahraga di TV untuk hari Sabtu (4/12/2021) hingga Minggu dini hari WIB.

    Lain - lain

    Jumat, 3 Desember 2021

    PABSI Kirim 14 Lifter ke Kejuaraan Dunia Angkat Besi 2021, Mayoritas Muda

    PB PABSI bersiap menyambut Kejuaraan Dunia 2021 di Tashkent, Uzbekistan, dengan mengirimkan 14 lifter.

    Lain - lain

    Jumat, 3 Desember 2021

    Kontingen Indonesia Menanti Medali Emas Para Boccia di AYPG 2021

    Atlet para boccia, Febriyanti Vani Rahmadhani, berpeluang menyumbangkan medali emas untuk klasifikasi BC2 putri di AYPG 2021.

    Lain - lain

    Kamis, 2 Desember 2021

    IAAF Temukan Banyak Kasus Pelecehan Online kepada Atlet Putri Selama Olimpiade Tokyo

    World Athletics menemukan 23 dari 161 akun atlet mendapat pelecehan daring dengan 16 di antaranya adalah atlet putri.

    Berita

    Kamis, 2 Desember 2021

    Boyong 2 Atlet Andalan ke AYPG 2021, Tim Para Tenis Meja Indonesia Incar Perunggu

    Para atlet difabel muda se-Asia akan berlomba dalam ajang Asian Youth Para Games (AYPG) 2021.

    Terpopuler Satu Pekan

    Keyword Populer

    Sepak Pojok

    X