Demi Medali Olimpiade, NOC Indonesia Turuti Permintaan Eko Yuli

8 April 2021, 18:25 WIB
Penulis: Nizar Galang
Editor: Lily Indriyani
Eko Yuli saat menyambangi kantor NOC Indonesia untuk meminta bantuan tampil di Olimpiade Tokyo serta memfasilitasi pemanggilan pelatih Lukman akhir Maret 2021 lalu. /dok. Humas NOC Indonesia

  • Sekretaris Jenderal NOC Indonesia, Ferry Kono, mengatakan pihaknya bakal mengakomodir permintaan Eko Yuli soal pelatih.
  • NOC Indonesia akan mewujudkan keinginan Eko Yuli Irawan demi medali Olimpiade 2020 Tokyo, 23 Juli-8 Agustus 2021.
  • Eko Yuli minta dilatih Lukman yang mengantarnya meraih perunggu Olimpiade 2008 Beijing dan Olimpiade 2012 London.

SKOR.id - Masalah antara Pengurus Besar Persatuan Angkat Besi Seluruh Indonesia (PB PABSI) dengan Eko Yuli Irawan, menemui titik terang.

Komite Olimpiade Indonesia (NOC Indonesia) bersedia memfasilitasi permintaan Eko Yuli demi memuluskan langkahnya meraih medali Olimpiade Tokyo. 

Sebagai informasi, Olimpiade 2020 Tokyo akan bergulir 23 Juli-8 Agustus 2021 atau mundur setahun akibat pandemi Covid-19. 

Sekretaris Jenderal NOC Indonesia, Ferry Kono, mengatakan pihaknya bakal mengakomodir permintaan Eko Yuli soal pelatih. 

Eko Yuli menyambangi kantor NOC Indonesia untuk meminta bantuan demi mendapatkan haknya tampil di Olimpiade Tokyo. 

Dalam pertemuan yang berlangsung akhir Maret lalu itu, lifter nasional tersebut juga meminta NOC memfasilitasi pemanggilan Lukman. 

“Dalam minggu ini, NOC Indonesia akan mengirim surat undangan kepada Coach Lukman untuk membantu melatih Eko," kata Ferry Kono.

"Jika kemudian Eko latihan terpisah, itu masalah teknis. Kita harus tahu Eko juga tetap ditangani dan dapat program dari pelatih menuju Olimpiade Tokyo.”

Kesalahpahaman Eko dan PB PABSI dimulai Januari lalu. Puncaknya, Eko Yuli memutuskan meninggalkan Pelatnas Kwini, Jakarta. 

Hal itu didasari keputusan PB PABSI yang membatalkan komitmen mereka untuk memanggil Lukman sebagai pelatih Eko Yuli. 

Di sisi lain, organisasi tersebut mengklaim punya pertimbangan tersendiri untuk tidak memenuhi permintaan tersebut.

“Yang patut disyukuri berdasarkan koordinasi NOC Indonesia, PABSI, dan Eko, disimpulkan bahwa selama ini tak ada yang dikeluarkan dari pelatnas.”

Dengan kata lain, Eko Yuli tetap berstatus atlet pelatnas. "Eko juga sudah bersedia untuk berlatih kembali," Ferry Kono menambahkan. 

Lukman merupakan pelatih yang mengantarkan Eko meraih perunggu di Olimpiade 2008 Beijing dan Olimpiade 2012 London.

Namun, saat ini, pelatih bertangan dingin itu dapat kepercayaan untuk menangani tim nasional (timnas) angkat besi Thailand.

Di sisi lain, Thailand tak bisa tampil dalam Olimpiade Tokyo karena Federasi Angkat Besi Amatir Thailand (TAWA) disanksi hingga 7 Maret 2022.

Ikuti juga InstagramFacebook, dan Twitter dari Skor Indonesia.

 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 

A post shared by Skor Indonesia (@skorindonesia)

Berita NOC Lainnya:

NOC Indonesia Berharap Penyelenggaraan Event Olahraga Patuhi Detail Prokes

Eko Yuli Irawan dan PB PABSI Berselisih, KOI Siap Mediasi

 

  • Sumber: NOC Indonesia
  • Tag

    Video

    Komentar

    Berita Terkait

    Olahraga Lain

    Jumat, 26 Februari 2021

    Super Optimistis, NOC Indonesia Siap Gelar Olimpiade Saat Ini Juga

    Keberhasilan menggelar Asian Games dan Para Games 2018 menjadi alasan NOC Indonesia yakin menang bidding Olimpiade 2032.

    Badminton

    Kamis, 18 Maret 2021

    Raja Sapta Oktohari Akan Tuntut Keadilan Demi Atlet Bulu Tangkis Indonesia di All England 2021

    National Olympic Committee (NOC) Indonesia mengaku kecewa dengan apa yang menimpa para pebulu tangkis Indonesia di All England 2021.

    Olahraga Lain

    Rabu, 24 Maret 2021

    Ingin Jadi Tuan Rumah Olimpiade 2032, KOI Hubungi Jepang

    Ketua KOI, Raja Sapta Oktohari mengatakan, KOI akan segera berkoordinasi dengan Jepang terkait keinginan Indonesia jadi tuan rumah Olimpiade 2032

    Terbaru

    Olahraga Lain

    Senin, 12 April 2021

    PB PABSI Lepas 7 Lifter untuk Berburu Tiket Olimpiade di Kejuraan Asia 2021

    PB PABSI melepas tujuh lifter ke Kejuaraan Asia 2021 di Tashkent, Uzbekistan, 18-25 April.

    Olahraga Lain

    Senin, 12 April 2021

    Soal Polemik Eko Yuli dan PB PABSI, Ini Respons Kemenpora

    Sesmenpora Gatot S Dewo Broto mengaku belum tahu perihal surat terbaru dari PB PABSI untuk Eko Yuli.

    Olahraga Lain

    Senin, 12 April 2021

    Polemik dengan PB PABSI, Eko Yuli Berharap Bantuan Kemenpora dan NOC Indonesia

    Eko Yuli Irawan belum mau berkomentar banyak soal polemik dengan PB PABSI jelang Olimpiade 2020 Tokyo.

    Olahraga Lain

    Senin, 12 April 2021

    Soal Event Olahraga dengan Penonton Terbatas, Menpora Tak Ingin Gegabah Beri Rekomendasi

    Menpora Zainudin Amali mengaku belum mau memberi rekomendasi soal kegiatan olahraga dengan penonton.

    Olahraga Lain

    Senin, 12 April 2021

    Pegolf Jepang Hideki Matsuyama Catat Sejarah Usai Juara Masters

    Pegolf asal Jepang, Hideki Matsuyama, mencatat sejarah dengan memenangi turnamen golf Masters 2021.

    Olahraga Lain

    Senin, 12 April 2021

    Jadwal Siaran Langsung Olahraga di TV Hari Senin (12/4/2021)

    Berikut ini adalah jadwal siaran langsung olahraga di TV untuk hari Senin (12/4/2021) hingga Selasa dini hari WIB.

    Olahraga Lain

    Minggu, 11 April 2021

    Jelang Olimpiade, Jepang Berencana Booking 300 Hotel untuk Karantina Covid-19

    Lokasi hotel isolasi itu hanya beberapa kilometer dari Kampung Olimpiade di Distrik Harumi.

    Olahraga Lain

    Sabtu, 10 April 2021

    Cina Gelar Lomba Marathon dengan 12 Ribu Peserta, Hari Ini (10/4/2021)

    Meski pandemi belum sepenuhnya mereda, Cina gelar Xiamen Marathon dengan 12 ribu peserta, hari ini.

    Olahraga Lain

    Sabtu, 10 April 2021

    5 Kisah El Clasico Selain Real Madrid vs Barcelona, Muncul di F1 Hingga Mobile Legend

    Partai besar akan tersaji saat Real Madrid dan Barcelona saling berhadapan dalam lanjutan pekan ke-30 Liga Spanyol.

    Olahraga Lain

    Sabtu, 10 April 2021

    Sir Alex Ferguson Jadi Panutan Menpora Soal Implementasi Sport Science

    Zainudin Amali meyakini bahwa sport science akan menjaring banyak bakat seperti yang dilakukan Sir Alex Ferguson di MU.
    X