CERITA RAMADAN: Ibtihaj Muhammad dan Perjuangan Meruntuhkan Stigma Terhadap Atlet Muslim

21 April 2021, 18:10 WIB
Editor: Doddy Wiratama
Atlet anggar Amerika Serikat, Ibtihaj Muhammad. /(INSTAGRAM IBTIHAJ MUHAMMAD)

  • Atlet anggar Amerika Serikat, Ibtihaj Muhammad, menceritakan kisah hidupnya dalam biografi yang diberi judul 'Proud'.
  • Dalam buku tersebut, Muhammad mengisahkan perjuangannya meruntuhkan stigma atlet muslimah di Amerika Serikat.
  • Ibtihaj Muhammad berpendapat penghargaan akan perbedaan di negaranya jauh lebih berharga dibandingkan seluruh medali yang diraihnya.

SKOR.id - Misi penghargaan atas perbedaan melandasi Ibtihaj Muhammad menulis biografi yang diberinya judul 'Proud'.

Dalam persaingan dunia anggar, nama Ibtihaj Muhammad yang memperkuat Amerika Serikat tergolong istimewa.

Perempuan kelahiran 4 Desember 1985 itu menjadi ikon muslim di Negeri Paman Sam dan pernah masuk dalam 100 orang paling berpengaruh versi Majalah Time.

Pengakuan tersebut tak lepas dari keikutsertaan Ibtihaj Muhammad pada Olimpiade Rio 2016. Kala itu, dirinya mendapat sorotan dunia karena tampil mengenakan hijab.

Ibtihaj Muhammad pun menjadi sosok representasi atlet muslim Amerika Serikat yang bangga akan identitasnya.

Di balik segala pencapaian tersebut, terselip kisah kelam dalam perjalanan hidup sang atlet. Cerita tersebut tersaji dalam buku biografinya, 'Proud', yang diluncurkan pada 2018 silam.

Dalam buku itu, Ibtihaj Muhammad bercerita panjang lebar mengenai perjuangannya mematahkan stigma yang dialaminya sebagai atlet muslim berkulit hitam di Amerika Serikat.

Termotivasi untuk menginspirasi

Terlahir sebagai muslim berkulit hitam di Amerika Serikat membuat Ibtihaj Muhammad mengalami diskriminasi sejak kecil.

Peraih medali perunggu Olimpiade Rio 2016 ini bahkan mengaku pernah mengalami depresi semasa hidupnya.

"Depresi adalah aib bagi kami, umat muslim dan komunitas kulit hitam," ujar Ibtihaj Muhammad dalam wawancara dengan ESPN.

"Bagi saya, menulis buku adalah terapi saya. Inilah cara terbaru bagi seorang atlet untuk mengatasi depresinya."

 

 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 

A post shared by Ibtihaj Muhammad (@ibtihajmuhammad)

Beruntung, kondisi tersebut tidak mematahkan semangat Ibtihaj Muhammad untuk menginspirasi sesamanya.

Kisah kelamnya justru menjadi inspirasi bagi atlet muslim, terutama perempuan, sepertinya untuk berprestasi.

"Sulit untuk bersinar di olahraga yang secara tradisional identik denga kaum kulit putih," ujarnya.

"Sebagai wanita, orang berkulit hitam, dan beragama minoritas, saya hanya bisa menjadi diri saya sendiri."

Dari Peristiwa 9/11 ke Olimpiade

Ibtihaj Muhammad pun bercerita mengenai perbedaan yang dialaminya sebelum dan sesudah tragedi 9/11 (serangan ke gedung World Trade Center) pada 2001.

Baginya, kehidupan sebagai muslim di Amerika Serikat menjadi makin rumit setelah terjadi peristiwa  yang mengawali stigma negatif terhadap umat Islam tersebut.

"Saya tumbuh di New Jersey, kota yang sangat dekat dengan New York. Bibi saya bahkan bekerja dekat dengan menara World Trade Center," tuturnya.

"Momen itu mengubah hidup kami. Kini, kehidupan kami sebagai muslim tidak lagi menjadi urusan kami sendiri, tapi sudah menjadi urusan publik."

Tragedi 9/11 akhirnya melecut semangat Ibtihaj Muhammad untuk membuktikan kepada dunia bahwa kaum muslim tidaklah seperti yang dibayangkan oleh dunia.

 

 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 

A post shared by Ibtihaj Muhammad (@ibtihajmuhammad)

"Saat tergabung dalam tim Olimpiade pada umur 23 tahun, tujuan saya bukan hanya berjuang sebagai atlet tetapu juga untuk mengubah olahraga ini," ia menjelaskan.

"Saya ingin menjadi perempuan muslim pertama yang mewakili Amerika Serikat di Olimpiade dengan memakai hijab."

"Ini soal penghargaan akan perbedaan. Itulah yang saya kenal dari tim Amerika Serikat," Ibtihaj Muhammad menegaskan..

Perjuangan untuk Kemanusiaan, Bukan untuk Medali

Sosok yang sangat mengidolakan Serena dan Venus Williams ini menyebut perjuangannya tidak berakhir dengan medali Olimpiade.

Ibtihaj Muhammad ingin terus menginspirasi para wanita Muslim untuk dapat berprestasi seperti dirinya.

"Perjalanan hidup saya adalah rahmat Allah. Semoga saya bisa terus menginspirasi wanita lain," tuturnya.

"Jika saya yang adalah orang kulit hitam, muslim, dan atlet berhijab bisa meraih kesuksesan, maka Anda pun bisa."

"Saya akan terus berjuang karena kali ini yang menjadi hadiah adalah Amerika Serikat yang lebih menghormati warganya. Ini lebih berarti dari semua medali," ujarnya memungkasi.

Ikuti juga InstagramFacebook, dan Twitter dari Skor Indonesia.

 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 

A post shared by Skor Indonesia (@skorindonesia)

Berita lainnya:

Formula E Siap Wujudkan Mimpi Presiden Jokowi, Gelar Balapan di Jakarta pada 2022

Persingkat Waktu Libur, Cara Pelatih Satria Muda Menjaga Kondisi Tim di IBL 2021

India Open 2021 Ditunda, Malaysia Open 2021 Tetap Jalan Terus

  • Sumber: ESPN
  • Tag

    Video

    Komentar

    Berita Terkait

    NBA

    Rabu, 21 April 2021

    Hasil NBA, Rabu (21/4/2021): Kyrie Irving Garang, Brooklyn Nets Kalahkan Pelicans

    Kyrie Irving menjadi aktor utama kemenangan Brooklyn Nets atas New Orleans Pelicans Rabu (21/4/2021) WIB.

    Olahraga Lain

    Rabu, 21 April 2021

    Cedera Sembuh Total, Lalu Muhammad Zohri Semangat Hadapi Olimpiade Tokyo

    Lalu Muhammad Zohri juga meminta dukungan dari seluruh warga Indonesia selama di Olimpiade Tokyo.

    Badminton

    Rabu, 21 April 2021

    Ganda Putra Jalani Tes Fisik, Herry Iman Pierngadi Tak Khawatir dengan Hasil

    Tim ganda putra akhirnya menjalani tes fisik di Pelatnas Cipayung, Jakarta Timur pada, Senin (19/4/2021).

    Terbaru

    Olahraga Lain

    Jumat, 14 Mei 2021

    Jadwal Siaran Langsung Olahraga di TV Hari Jumat (14/5/2021)

    Berikut ini adalah jadwal siaran langsung olahraga di TV untuk hari Rabu (12/5/2021) hingga Kamis dini hari WIB.

    Berita

    Kamis, 13 Mei 2021

    78 Hari Jelang Digelar, Olimpiade Tokyo 2020 Diyakini IOC bakal Sukses

    Komite Olimpiade Internasional (IOC) kembali memberikan dukungannya kepada pihak panitia Olimpiade Tokyo 2020.

    Berita

    Kamis, 13 Mei 2021

    Tak Bisa Mudik Lebaran, Para Atlet dapat Suntikan Semangat dari Menpora

    Menpora RI, Zainudin Amali, turut menyapa para atlet yang tidak mudik serta memberi semangat.

    Olahraga Lain

    Kamis, 13 Mei 2021

    Serba-serbi Olimpiade Tokyo, Pride House untuk Komunitas LGBTQ

    Seiko Hashimoto menyebut Pride House Tokyo sebagai bentuk inklusif dan keberagaman Olimpiade 2020.

    Olahraga Lain

    Kamis, 13 Mei 2021

    CERITA LEBARAN: 4 Hidangan Favorit Pesenam Nasional Rifda Irfanaluthfi

    Pesenam nasional, Rifda Irfanaluthfi, punya empat hidangan favorit saat Hari Raya Idulfitri.

    Berita

    Rabu, 12 Mei 2021

    Temui Menpora, Ketum Perserosi Ungkap Target Skateboard di Olimpiade Tokyo

    Ketua Umum Perserosi, Klemen Tinal, menargetkan skateboard bawa pulang medali emas Olimpiade Tokyo 2020.

    Berita

    Rabu, 12 Mei 2021

    Menpora Optimistis Atlet Skateboard Indonesia Raih Tiket ke Olimpiade

    Menpora RI, Zainudin Amali, mendukung penuh keikutsertaan dua atlet skateboard Indonesia dalam turnamen kualifikasi Olimpiade Tokyo 2020.

    Olahraga Lain

    Rabu, 12 Mei 2021

    Demi Olimpiade, Menpora Dukung 2 Atlet Skateboard Timba Ilmu di AS

    Menpora Zainudin Amali mendukung dua atlet skateboard Indonesia yang akan menempa diri di AS.

    Olahraga Lain

    Rabu, 12 Mei 2021

    Menpora: 3 Bulan Sebelum PON Papua Dimulai, Semua Fasilitas Sudah Siap

    Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Zainudin Amali optimis hal teknis seperti venue dan penginapan akan selesai tiga bulan sebelum dimulainya PON Papua 2021.

    Olahraga Lain

    Selasa, 11 Mei 2021

    Wagub Papua Sebut Masyarakat Sekitar Venue Akan Divaksin, Kemenpora Siap Bantu

    Wakil Gubernur Papua, Klemen Tinal mengungkap masyarakat yang berada di area empat klaster laga PON XX di Papua divaksin.

    Terpopuler

    menpora

    Keyword Populer

    Sepak Pojok

    X