CERITA RAMADAN: Amaiya Zafar dan Kisah Memperjuangkan Pemakaian Hijab di Ring Tinju

4 Mei 2021, 17:10 WIB
Editor: Doddy Wiratama
Sosok petinju muslim Amerika Serikat, Amaiya Zafar. /(INSTAGRAM WBC LA)

  • Amaiya Zafar mencetak sejarah sebagai petinju wanita berhijab pertama yang tampil di pertarungan resmi Amerika Serikat.
  • Kisahnya didiskualifikasi dari pertandingan tinju karena mengenakan hijab pada medio 2016 sempat menggemparkan dunia.
  • Berkat perjuangannya, kini petinju wanita berhijab sudah bisa mengikuti kompetisi profesional di Amerika Serikat.

SKOR.id - Perjuangan Amaiya Zafar agar petinju wanita boleh bertanding dengan menggunakan hijan di laga profesional berbuah manis.

Dari deretan atlet muslim Amerika Serikat, nama Amaiya Zafar tergolong istimewa. Tak hanya dikenal karena prestasinya, ia juga tersohor karena keberaniannya.

Amaiya Zafar merupakan salah satu figur yang memperjuangkan diperbolehkannya penggunaan hijab di atas ring tinju.

Namun, perjuangannya sama sekali tidak mudah. Jalan berliku harus dilalui sebelum impiannya tersebut terwujud.

Awal mula perkenalan dengan tinju

Zafar mulai berkenalan dengan olahraga beladiri tersebut pada usia 13 tahun. Awalnya, sang ayah menyarankannya belajar anggar.

Namun, Zafar mengaku lebih menyenangi tinju. Ayahnya pun mendukung minat putrinya tersebut dengan mengajak ke sasana tinju.

"Saya mulai dengan menonton video. Ayah saya lalu mengajak saya mengunjungi ring tinju dan di situ saya merasa jatuh cinta," ujar Zafar dilansir dari People.

"Tinju sungguh-sungguh menemani saya tumbuh. Saya banyak menghabiskan waktu di gym."

Momen titik balik

Pada 2016, nama Zafar menggemparkan dunia. Kala itu, November, dirinya mengikuti kejuaraan nasional di Amerika Serikat.

Akan tetapi, impian Zafar untuk meraih gelar juara runtuh setelah panitia pertandingan menjatuhinya sanksi diskualifikasi.

Ia dianggap membahayakan diri sendiri dan lawannya dengan mengenakan hijab, baju lengan panjang, dan celana panjang.

Merasa simpati dengan perlakuan tidak adil yang diterima Zafar, lawannya lantas memberikan sabuk juara kepadanya.

"Itu adalah momen yang tak pernah saya lupakan. Saya menangis histeris karena tidak pernah merasakan solidaritas semacam itu," ujarnya.

"Sepanjang tahun itu, saya selalu diledek bahwa saya tidak bisa bermain seperti ini (memakai hijab)."

"Tapi saya benar-benar tidak pernah berpikir bakal didiskualifikasi karena pakaian saya," ia menambahkan.

Hijab sebagai identitas diri

Sejak kejadian November 2016, polemik soal penggunaan hijab di ring tinju makin memanas.

Puncaknya adalah pada 2017, ketika federasi tinju Amerika Serikat memberi izin bagi para atlet muslim untuk bertanding mengenakan hijab demi alasan agama.

Pada Februari 2019, federasi tinju internasional menerapkan keputusan yang sama. Mereka menghapus larangan untuk petinju wanita bertanding memakai hijab.

"Sebagai wanita muslim, saya mengenakan hijab karena ini merepresentasikan identitas saya," tutur Zafar.

"Orang-orang selalu berkata kepada saya bahwa tidak akan ada yang berubah dan saya sedang membuang waktu saya."

"Tapi pelatih saya berkata kepada saya, ini hanya butuh satu. Kalau kamu hanya menginginkannya, tetaplah berjuang, karena ini hanya butuh satu," ujarnya.

 

 
 
 
Lihat postingan ini di Instagram
 
 
 

Sebuah kiriman dibagikan oleh Caroline Yang (@carolineyangphoto)

Setelah dihapuskannya aturan diskriminatif tersebut, prestasi Zafar makin tak terbendung.

Ia menyabet gelar juara flyweight wanita pada Kejuaraan Tinju Nasional Sugar Bert dan Kejuaraan Dunia Ringside pada 2018.

"Jangan biarkan orang-orang mengatur hidupmu. Kalau Anda yakin bahwa Anda benar, akan ada perubahan yang terjadi."

"Selama Anda hanya berfokus untuk mengerjakan apa yang Anda inginkan, Anda akan baik-baik saja," tuturnya memungkasi.

Ikuti juga InstagramFacebook, dan Twitter dari Skor Indonesia.

 
 
 
Lihat postingan ini di Instagram
 
 
 

Sebuah kiriman dibagikan oleh Skor.id (@skorindonesia)

Cerita Ramadan lainnya:

CERITA RAMADAN: Cheikhou Kouyate pun Menaruh Asma Allah di Mobilnya

CERITA RAMADAN: Hazar Abufazl, Pelopor Sepak Bola Wanita di Afghanistan

CERITA RAMADAN: Hamza Choudhury, Tidak Lupa Baca Ayat Kursi dan Dukung Midnight Ramadan

  • Sumber: people.com
  • Tag

    Video

    Komentar

    Berita Terkait

    Tinju

    Kamis, 29 April 2021

    Tyson Fury Tantang Para Petarung UFC untuk Melawannya di Ring Tinju

    Juara dunia tinju kelas berat, Tyson Fury menantang semua petarung UFC untuk bertarung di ring tinju.

    Tinju

    Minggu, 2 Mei 2021

    Oscar De La Hoya Siap Kembali ke Ring Tinju, Ini Ciri-ciri Lawannya

    Nama lawan Oscar De La Hoya pada pertandingan comeback, 3 Juli 2021, segera terkuak ke publik.

    Olahraga Lain

    Senin, 3 Mei 2021

    PP Pertina Akan Gelar STE dan Gembleng 22 Petinju untuk SEA Games Vietnam 2021

    PP Pertina mulai melakukan Pelatnas untuk 22 petinju yang diproyeksi ke SEA Games Vietnam 2021.

    Terbaru

    Olahraga Lain

    Jumat, 14 Mei 2021

    Jadwal Siaran Langsung Olahraga di TV Hari Jumat (14/5/2021)

    Berikut ini adalah jadwal siaran langsung olahraga di TV untuk hari Rabu (12/5/2021) hingga Kamis dini hari WIB.

    Berita

    Kamis, 13 Mei 2021

    78 Hari Jelang Digelar, Olimpiade Tokyo 2020 Diyakini IOC bakal Sukses

    Komite Olimpiade Internasional (IOC) kembali memberikan dukungannya kepada pihak panitia Olimpiade Tokyo 2020.

    Berita

    Kamis, 13 Mei 2021

    Tak Bisa Mudik Lebaran, Para Atlet dapat Suntikan Semangat dari Menpora

    Menpora RI, Zainudin Amali, turut menyapa para atlet yang tidak mudik serta memberi semangat.

    Olahraga Lain

    Kamis, 13 Mei 2021

    Serba-serbi Olimpiade Tokyo, Pride House untuk Komunitas LGBTQ

    Seiko Hashimoto menyebut Pride House Tokyo sebagai bentuk inklusif dan keberagaman Olimpiade 2020.

    Olahraga Lain

    Kamis, 13 Mei 2021

    CERITA LEBARAN: 4 Hidangan Favorit Pesenam Nasional Rifda Irfanaluthfi

    Pesenam nasional, Rifda Irfanaluthfi, punya empat hidangan favorit saat Hari Raya Idulfitri.

    Berita

    Rabu, 12 Mei 2021

    Temui Menpora, Ketum Perserosi Ungkap Target Skateboard di Olimpiade Tokyo

    Ketua Umum Perserosi, Klemen Tinal, menargetkan skateboard bawa pulang medali emas Olimpiade Tokyo 2020.

    Berita

    Rabu, 12 Mei 2021

    Menpora Optimistis Atlet Skateboard Indonesia Raih Tiket ke Olimpiade

    Menpora RI, Zainudin Amali, mendukung penuh keikutsertaan dua atlet skateboard Indonesia dalam turnamen kualifikasi Olimpiade Tokyo 2020.

    Olahraga Lain

    Rabu, 12 Mei 2021

    Demi Olimpiade, Menpora Dukung 2 Atlet Skateboard Timba Ilmu di AS

    Menpora Zainudin Amali mendukung dua atlet skateboard Indonesia yang akan menempa diri di AS.

    Olahraga Lain

    Rabu, 12 Mei 2021

    Menpora: 3 Bulan Sebelum PON Papua Dimulai, Semua Fasilitas Sudah Siap

    Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Zainudin Amali optimis hal teknis seperti venue dan penginapan akan selesai tiga bulan sebelum dimulainya PON Papua 2021.

    Olahraga Lain

    Selasa, 11 Mei 2021

    Wagub Papua Sebut Masyarakat Sekitar Venue Akan Divaksin, Kemenpora Siap Bantu

    Wakil Gubernur Papua, Klemen Tinal mengungkap masyarakat yang berada di area empat klaster laga PON XX di Papua divaksin.

    Terpopuler

    menpora

    Keyword Populer

    Sepak Pojok

    X