pon-papua

Bulu Tangkis dan Angkat Besi Langganan Medali, Menpora Dorong Cabor Lain Berprestasi di Olimpiade

5 Agustus 2021, 17:50 WIB
Editor: Aditya Fahmi Nurwahid
Menpora, Zainudin Amali saat menyambut dan memberikan apresiasi kepada atlet, pelatih, dan ofisial Indonesia yang berjuang di Olimpiade Tokyo 2020.
Menpora, Zainudin Amali saat menyambut dan memberikan apresiasi kepada atlet, pelatih, dan ofisial Indonesia yang berjuang di Olimpiade Tokyo 2020. /Nizar Galang/ Skor.id

SKOR.id - Secara umum, prestasi Indonesia di Olimpiade Tokyo 2020 cukup memuaskan. Tampil dengan 28 atlet, Merah-Putih berhasil meraih 1 emas, 1 perak, dan 3 perunggu.

Apalagi, ada tiga atlet berusia muda yang meraih medali. Yakni Apriyani Rahayu yang mendapat emas ganda putri bulu tangkis berpasangan dengan Greysia Polii.

Di angkat besi, Windy Cantika Aisah yang masih 19 tahun serta Rahmat Erwin Abdullah, lifter putra 20 tahun sama-sama mendapat perunggu.

Hi Skorer, jangan lupa download apps Skor.id biar enggak ketinggalan update dan bisa mendapatkan banyak hadiah menarik.

Namun yang menjadi persoalan, setelah Indonesia meraih emas pertama sepanjang sejarah Olimpiade dari cabang panahan di Seoul 1988, hanya ada dua cabang yang mampu menyumbang medali, yakni angkat besi dan bulu tangkis.

Bulu tangkis rutin menyumbang medali bagi Indonesia sejak olahraga ini dipertandingkan kali pertama pada Olimpiade 1992 Barcelona. Hanya pada Olimpiade 2012 London tak ada satu pun medali dari olahraga tepok bulu ini.

Sedangkan angkat besi tak pernah absen menyumbang medali sejak Olimpiade 2000 Sydney.

Oleh karena itulah, Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Zainudin Amali mengatakan, orientasi target Indonesia di Olimpiade harus berubah.

Kata Zainudin Amali, jika jumlah medali terus menjadi patokan, maka dari Olimpiade ke Olimpiade hanya bulu tangkis dan angkat besi yang menyumbangkan medali.

Lifter Indonesia, Windy Cantika Aisah (tengah), melambai di antara kontestan lain cabor angkat besi kelas 49kg putri Olimpiade Tokyo, Sabtu (24/7/2021).
Lifter Indonesia, Windy Cantika Aisah (tengah), melambai di antara kontestan lain cabor angkat besi kelas 49kg putri Olimpiade Tokyo, Sabtu (24/7/2021). NOC Indonesia

Oleh karena itulah, saat ini Kemenpora sedang menyusun grand design olahraga nasional.

Diharapkan dengan ini, ke depan makin banyak cabang yang mampu memberikan medali kepada Indonesia di Olimpiade.

"Pada Olimpiade Tokyo 2020 ini, kami berjalan belum dengan grand design olahraga nasional,"

"Selama ini, prestasi olahraga Indonesia belum didapat melalui desain, masih by accident. Itulah mengapa yang terjadi memang masih bulu tangkis dan angkat besi saja yang memberikan medali," ucap Zainudin Amali dalam konferensi pers virtual, Kamis (5/8/2021).

Menpora RI, Zainudin Amali, saat mneyambut kepulangan gelombang pertama kontingen Indonesia dari Olimpiade Tokyo 2020.
Menpora RI, Zainudin Amali, saat mneyambut kepulangan gelombang pertama kontingen Indonesia dari Olimpiade Tokyo 2020. (DOK. KEMENPORA)

Kemungkinan, kiprah Indonesia baru dikawal oleh grand design terjadi pada Olimpiade 2024 di Paris.

Namun, untuk menjalankan grand design ini, Kemenpora membutuhkan payung hukum berupa Peraturan Presiden (Perpres).

Selain itu, Undang-Undang (UU) No.3/2005 tentang Sistem Keolahragaan Nasional (SKN) harus direvisi.

Ini agar grand design tetap berjalan meskipun nantinya Menpora telah berganti orang.

"Jangan sampai ganti menteri ganti kebijakan. Maka, grand design harus ada payung hukumnya," ucap Zainudin Amali.

Follow dan subscribe akun media sosial Skor.id di Instagram, Facebook, Twitter, YouTube, LinkedIn, TikTok, dan Helo.

Berita Olimpiade Lainnya:

Bicara Kans Lee Zii Jia di Olimpiade Paris 2024, Lee Chong Wei Waspada Wakil Indonesia

IOC Museumkan Raket Greysia Polii/Apriyani Rahayu di FInal Olimpiade Tokyo

  • Sumber: Skor.id
  • Tag

    Video

    Berita Terkait

    Liga 1

    Kamis, 5 Agustus 2021

    Persebaya Kebut Latihan Taktikal, Aji Santoso Ungkap soal Gairah Pemain Bajul Ijo

    Persebaya Surabaya optimistis Liga 1 musim baru akan segera dijalankan, sebagaimana diumumkan oleh PSSI dan PT LIB per 20 Agustus 2021

    Liga 1

    Kamis, 5 Agustus 2021

    Febri Hariyadi dan Saddil Ramdani Ternyata Punya Kans Besar Gabung Klub Korea Selatan

    Agen pemain Edy Syah mengungkapkan sempat ada klub kasta pertama dari Liga Korea Selatan yang menginginkan dua pemain Indonesia

    Esports

    Kamis, 5 Agustus 2021

    Rachel Florencia Jadi Brand Ambassador EVOS Esports

    Rachel Florencia resmi ditunjuk sebagai Brand Ambassador (BA) anyar EVOS Esports.

    Terbaru

    Lain - lain

    Sabtu, 4 Desember 2021

    Kejurnas Boling Soetopo Jananto 2021 Jadi Momentum Kebangkitan PBI

    Kejurnas Boling Soetopo Jananto dan Junior 2021 di JSC Boling Center, Palembang, jadi momentum kebangkitan PBI.

    Lain - lain

    Sabtu, 4 Desember 2021

    Kalah Lagi, Klub Rivan Nurmulki Tak Tergeser di Dasar Klasemen V.League 2021/2022

    VC Nagano Tridents kalah 0-3 kala tandang ke markas JT Thunders dalam lanjutan Divisi 1 Japanese V.League 2021/2022.

    Lain - lain

    Sabtu, 4 Desember 2021

    2 Pelari Inggris Kehilangan Sponsor dari Federasi Nasional Gara-gara Pelatih

    UK Athletics memberi sanksi kepada Adam Gemili dan Laviai Nielsen karena bertahan dengan pelatih yang masih dalam investigasi skandal pelecehan.

    Lain - lain

    Sabtu, 4 Desember 2021

    Paris 2024 Berambisi Jual 3 Juta Tiket Penonton Paralimpiade

    Presiden Paris 2024, Tony Estanguet, juga bertekad menciptakan kejuaraan yang inklusif antara Olimpiade dan Paralimpiade.

    Lain - lain

    Sabtu, 4 Desember 2021

    PB ISSI Kirim Atlet ke Swiss, Kejar Beasiswa UCI

    Jelang SEA Games XXXI di Hanoi dan Asian Games 2022 di Hangzhou, PB ISSI dapat undangan dari UCI.

    Lain - lain

    Sabtu, 4 Desember 2021

    Jadwal Siaran Langsung Olahraga di TV Hari Ini

    Berikut ini adalah jadwal siaran langsung olahraga di TV untuk hari Sabtu (4/12/2021) hingga Minggu dini hari WIB.

    Lain - lain

    Jumat, 3 Desember 2021

    PABSI Kirim 14 Lifter ke Kejuaraan Dunia Angkat Besi 2021, Mayoritas Muda

    PB PABSI bersiap menyambut Kejuaraan Dunia 2021 di Tashkent, Uzbekistan, dengan mengirimkan 14 lifter.

    Lain - lain

    Jumat, 3 Desember 2021

    Kontingen Indonesia Menanti Medali Emas Para Boccia di AYPG 2021

    Atlet para boccia, Febriyanti Vani Rahmadhani, berpeluang menyumbangkan medali emas untuk klasifikasi BC2 putri di AYPG 2021.

    Lain - lain

    Kamis, 2 Desember 2021

    IAAF Temukan Banyak Kasus Pelecehan Online kepada Atlet Putri Selama Olimpiade Tokyo

    World Athletics menemukan 23 dari 161 akun atlet mendapat pelecehan daring dengan 16 di antaranya adalah atlet putri.

    Berita

    Kamis, 2 Desember 2021

    Boyong 2 Atlet Andalan ke AYPG 2021, Tim Para Tenis Meja Indonesia Incar Perunggu

    Para atlet difabel muda se-Asia akan berlomba dalam ajang Asian Youth Para Games (AYPG) 2021.

    Terpopuler Satu Pekan

    Keyword Populer

    Sepak Pojok

    X