pon-papua

Berita Komunitas: Berkenalan dengan Flag Football Indonesia, ''Futsal-nya'' American Football

17 November 2021, 19:00 WIB
Penulis: Arista Budiyono
Editor: Aditya Fahmi Nurwahid
Keseruan bermain Flag Football
Keseruan bermain Flag Football /

  • Flag football menjadi salah satu olahraga yang menantang sekaligus jadi pilihan hobi nan menarik.
  • Olahraga ini mirip dengan American Football, namun punya perbedaan nan mendasar.
  • Flag football juga menuntuk fisik yang kuat, dan kemungkinan sa bagi para pemainnya.

SKOR.id - Kamu pernah mendengar olahraga dengan nama Flag Football? Olahraga ini mirip dengan olahraga yang sangat terkenal, American Football.

Jika sepak bola punya permainan turunan di lapangan yang lebih kecil dengan nama futsal. Flag Football adalah "versi Futsal"nya American Football. Jadi Flag Football lebih kecil dan diklaim lebih aman.

Di beberapa negara, Flag Football dimainkan oleh mereka yang masih junior, juga oleh mereka yang sudah pensiun dari American Football.

Salah satu tim flag football yang ada di Indonesia adalah Jakarta-Japan Eagles. Pandu, salah satu anggotanya, bercerita banyak soal olahraga ini.

"Yang menarik dari olahraga ini adalah, tidak memandang gender. Jadi dalam satu tim bisa campuran antara perempuan dan laki-laki," ujar Pandu saat dihubungi oleh Skor.id.

Sejarah olahraga ini menurut Pandu, masuk ke Indonesia pada tahun 2000 - 2001. Namun sempat vakum. Barulah pada tahun 2009 dibentuk sebuah wadah yang menaungi dan menghidupkan kembali olahraga ini, namanya Indonesian Flag Football Association. IFFA dibentuk oleh orang Indonesia yang pernah tinggal dan suka American Football.

Sesudah adanya IFFA, olahraga ini berkembang sangat pesat. Menurut Pandu, olahraga ini sudah banyak dimainkan di luar Jakarta. Dari Bogor, Bandung, Semarang, Jogja, bahkan sampai Sidoarjo dan Palembang. Setiap kota mempunyai kompetisi resmi di bawah naungan IFFA. Selain kompetisi di masing - masing daerah, ada juga kompetisi Flag Football yang diadakan antar kampus.

Perbedaan yang mencolok dari Flag Football dan American footbal adalah pada perlengkapan yang digunakan. Di American Football menggunakan Helmet, Body protector dll sebagai “pakaian dan syarat lengkapnya”, pada Flag Football, tidak perlu menggunakan hal tersebut.

"Pada Flag Football cukup menggunakan, seperti ikat pinggang yang dikaitkan. Bentuknya seperti bendera, dan ini biasa kita bilang "Flag" yang dipakai di setiap pinggang pemain," kata Pandu.

Perbedaan yang kedua adalah dari sisi lapangan, American Footbal lebih lebar dibanding Flag Football. Yang menjadi unik di permainan ini lebar lapangan dipengaruhi oleh jumlah pemainnya.

Perbedaan terakhir yang paling sigifikan adalah bagian permainanya. Jika di American Football pemain harus bisa menjatuhkan lawan, di Flag Football diganti dengan merebut flag yang menempel di pinggang pemain yang sedang membawa bola.

Meski tidak sekeras American Football, Flag Football tetap menimbulkan kontak fisik. Bagaimana olahraga ini sesudah pandemi? Menurut Pandu, beberapa tim Flag Football di Jakarta sudah mulai aktif bermain.

"Untuk menjaga kelancaran saat berlatih dan bermain, setiap tim bertanggung jawab terhadap health monitoring masing masing tim. Bentuk health monitoring seperti pendaftaran vaksin dan berkomuikasi saat kondisi badan tidak sehat."

Pandu tergabung di Jakarta-Japan Eagles Flag Football sejak tahun 2015. Tim Flag Football ini beranggotakan warga Indonesia dan warga Jepang yang tinggal di Indonesia dan merupakan mantan pemain American Football. Jakarta-Japan Eagles Flag Football rutin menggelar latihan setiap hari Rabu dan Minggu di GBK.

Selain latihan rutin Jakarta-Japan Eagles Flag Football juga menggelar diskusi virtual yang berisi tentang sharing knowledge dan tactics seputar Flag Football.

Bagaimana jika ingin bergabung untuk bermain Flag Footbal? Pandu menyarankan kamu menghubungi Cabang IFFA di yang terdekat. Untuk info lengkap bisa ditanyakan di akun Intagram @iffaofficial

Di akhir wawancara Pandu berharap olahraga Flag Football bisa lebih berkembang.

"Saya berharap Flag Footbal bisa berlanjut. terus berkembang dan semoga setiap kota bisa mempunyai wadah sehingga teman teman yang ingin belajar olahraga ini mendapat fundamental yang baik mengenai olahraga ini. Selain itu saya berharap olahraga ini bisa diakui di Indonesia. Sehingga yang sudah serius menekuni olahraga ini bisa membawa Indonesia ke kancah internasional."

 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 

A post shared by Skor.id (@skorindonesia)

Berita Olahraga Lainnya:

Yang Suka Tantangan, Yuk Gabung Komunitas InLine Skate Ini!

Sehat dan Ceria Bersama Komunitas PushBike Jakarta

  • Sumber: Skor.id
  • Tag

    Video

    Berita Terkait

    Tenis

    Rabu, 17 November 2021

    ATP Finals 2021: Ditunjuk Dadakan, Jannik Sinner Cicipi Debut Manis di Turin

    Jannik Sinner menjadi pengganti Matteo Berrettini di ATP Finals 2021 dan menang atas Hubert Hurkacz pada Rabu (17/11/2021).

    Mobile Legends

    Rabu, 17 November 2021

    Terulang Kembali, Akun Instagram Bisnis dari Oura dan Donkey Hilang

    Tercatat akun bisnis @savagebyoura milik Oura dan @donkeygendut_store milik Donkey sudah tidak bisa diakses lagi di Instagram.

    Fight

    Rabu, 17 November 2021

    Jelang Final World Grand Prix, Ritu Phogat Sesumbar Stamp Fairtex Ketakutan Hadapi Dirinya

    Ritu Phogat sesumbar Fairtex sebenarnya ketakutan menghadapi dirinya jelang laga final kejuaraan Atomweight World Grand Prix wanita.

    Terbaru

    Lain - lain

    Sabtu, 4 Desember 2021

    Kejurnas Boling Soetopo Jananto 2021 Jadi Momentum Kebangkitan PBI

    Kejurnas Boling Soetopo Jananto dan Junior 2021 di JSC Boling Center, Palembang, jadi momentum kebangkitan PBI.

    Lain - lain

    Sabtu, 4 Desember 2021

    Kalah Lagi, Klub Rivan Nurmulki Tak Tergeser di Dasar Klasemen V.League 2021/2022

    VC Nagano Tridents kalah 0-3 kala tandang ke markas JT Thunders dalam lanjutan Divisi 1 Japanese V.League 2021/2022.

    Lain - lain

    Sabtu, 4 Desember 2021

    2 Pelari Inggris Kehilangan Sponsor dari Federasi Nasional Gara-gara Pelatih

    UK Athletics memberi sanksi kepada Adam Gemili dan Laviai Nielsen karena bertahan dengan pelatih yang masih dalam investigasi skandal pelecehan.

    Lain - lain

    Sabtu, 4 Desember 2021

    Paris 2024 Berambisi Jual 3 Juta Tiket Penonton Paralimpiade

    Presiden Paris 2024, Tony Estanguet, juga bertekad menciptakan kejuaraan yang inklusif antara Olimpiade dan Paralimpiade.

    Lain - lain

    Sabtu, 4 Desember 2021

    PB ISSI Kirim Atlet ke Swiss, Kejar Beasiswa UCI

    Jelang SEA Games XXXI di Hanoi dan Asian Games 2022 di Hangzhou, PB ISSI dapat undangan dari UCI.

    Lain - lain

    Sabtu, 4 Desember 2021

    Jadwal Siaran Langsung Olahraga di TV Hari Ini

    Berikut ini adalah jadwal siaran langsung olahraga di TV untuk hari Sabtu (4/12/2021) hingga Minggu dini hari WIB.

    Lain - lain

    Jumat, 3 Desember 2021

    PABSI Kirim 14 Lifter ke Kejuaraan Dunia Angkat Besi 2021, Mayoritas Muda

    PB PABSI bersiap menyambut Kejuaraan Dunia 2021 di Tashkent, Uzbekistan, dengan mengirimkan 14 lifter.

    Lain - lain

    Jumat, 3 Desember 2021

    Kontingen Indonesia Menanti Medali Emas Para Boccia di AYPG 2021

    Atlet para boccia, Febriyanti Vani Rahmadhani, berpeluang menyumbangkan medali emas untuk klasifikasi BC2 putri di AYPG 2021.

    Lain - lain

    Kamis, 2 Desember 2021

    IAAF Temukan Banyak Kasus Pelecehan Online kepada Atlet Putri Selama Olimpiade Tokyo

    World Athletics menemukan 23 dari 161 akun atlet mendapat pelecehan daring dengan 16 di antaranya adalah atlet putri.

    Berita

    Kamis, 2 Desember 2021

    Boyong 2 Atlet Andalan ke AYPG 2021, Tim Para Tenis Meja Indonesia Incar Perunggu

    Para atlet difabel muda se-Asia akan berlomba dalam ajang Asian Youth Para Games (AYPG) 2021.

    Terpopuler Satu Pekan

    Keyword Populer

    Sepak Pojok

    X