IIMS

Belajar dari Kasus LADI, Federasi Olahraga Nasional Diminta Tak Hanya ''Jago Kandang''

12 November 2021, 20:15 WIB
Editor: Aditya Fahmi Nurwahid
Ketua NOC Indonesia, Raja Sapta Oktohari.
Ketua NOC Indonesia, Raja Sapta Oktohari. /(DOK. NOC INDONESIA)

  • Ketua NOC Indonesia, Raja Sapta Oktohari, mengharapkan federasi olahraga nasional untuk berani melebarkan sayap ke level dunia.
  • Hal ini guna mencegah kejadian seperti yang dialami Lembaga Anti Doping Indonesia (LADI).
  • Dengan punya perwakilan yang terlibat aktif di organisasi regional, kontinental, dan internasional, akan membawa keuntungan bagi Indonesia.

SKOR.id - Ketua NOC Indonesia, Raja Sapta Oktohari mendesak pengurus federasi olahraga nasional (PP/PB) dapat aktif di organisasi regional, kontinental, hingga dunia.

Ini menjadi penting guna mengedepankan kepentingan Indonesia, sehingga kejadian seperti yang dialami Lembaga Anti-Doping Indonesia (LADI) tidak terjadi.

Okto, sapaan karib Raja Sapta, mengatakan sanksi Badan Anti-Doping Dunia (WADA) terhadap LADI tidak terjadi apabila Indonesia punya perwakilan yang terlibat aktif dunia internasional.

Diinformasikan sebelumnya, Gugus Tugas Percepatan Penyelesaian Sanksi WADA merilis tiga tantangan yang perlu diselesaikan untuk penangguhan status LADI, yakni komunikasi, administrasi, dan teknis.

“Sejak dulu saya selalu katakan, pengurus federasi nasional aktif melebarkan sayap, entah di organisasi regional, kontinental, atau dunia, sehingga gak cuma ‘jago kandang’, tapi kita punya positioning," kata Okto, Jumat (12/11/2021.

"Dengan adanya perwakilan, kita gak sekadar menjadi pengikuti tetapi kita bisa menjadi regulator yang pada akhirnya mampu menyuarakan kepentingan Indonesia,” tuturnya.

Dengan adanya kejadian yang dialami LADI, pria yang ditugaskan memimpin Gugus Tugas Percepatan Penyelesaian Sanksi WADA ini berharap pengurus federasi olahraga nasional di Indonesia dapat lebih sadar pentingnya memiliki posisi di hadapan negara lain.

Itu, tambah Okto, bukan sekadar gengsi semata, tetapi juga akan mendapat banyak keuntungan, baik kesempatan menjadi tuan rumah ajang internasional, hingga kesempatan untuk mendapat kuota beasiswa training camp (TC) dan try-out (TO) bagi atlet-atlet Indonesia.

“Saya tekankan sekali lagi, NOC Indonesia mendorong para pengurus olahraga nasional untuk menempatkan perwakilan di organisasi regional, kontinental, atau dunia," kata Okto.

"Sebab, bukan cuma suara kita saja yang didengar, tetapi akan banyak sekali yang bisa kita dapat sehingga prestasi olahraga Indonesia bisa lebih terangkat,” terangnya.

Ketua Umum NOC Indonesia, Raja Sapta Oktohari (dua dari kiri), saat menghadiri General Assembly ANOC di Crete, Yunani, Senin (25/10/2021).
Ketua Umum NOC Indonesia, Raja Sapta Oktohari (dua dari kiri), saat menghadiri General Assembly ANOC di Crete, Yunani, Senin (25/10/2021). (DOK. NOC INDONESIA)

NOC Indonesia gencar melakukan diplomasi olahraga melalui Indonesia Olympic Champions Program sejak September 2021.

Ini adalah program jemput bola yang dilakukan NOC Indonesia ke Federasi Olahraga Internasional untuk peningkatan prestasi olahraga Indonesia, baik atlet hingga pengurus.

Program yang dirancang untuk membantu realisasi Desain Besar Olahraga Nasional (DBON) milik pemerintah ini telah melahirkan kesepakatan yang menguntungkan.

Di antaranya beasiswa pelatihan untuk empat atlet judo Indonesia hingga masuknnya wakil Indonesia Tommy Hermawan Lo di jajaran dewan Federasi Esports Internasional.

 
 
 
Lihat postingan ini di Instagram
 
 
 

Sebuah kiriman dibagikan oleh Skor.id (@skorindonesia)

Berita NOC Indonesia lainnya:

NOC Indonesia: Federasi Dunia Puji Pamor Panjat Tebing Indonesia

NOC Indonesia: Peluang Percepatan Pencabutan Sanksi WADA Masih Terbuka

Update Sanksi WADA: Diplomasi NOC Indonesia Membawa Secercah Harapan

  • Sumber: NOC Indonesia
  • Tag

    Video

    Berita Terkait

    Lain - lain

    Jumat, 3 September 2021

    Cerita Pelatih Angkat Besi Lukman soal Status Pinjaman dan Perlakuan NOC Indonesia

    Pelatih angkat besi, Lukman, bercerita soal pengalaman mengikuti Olimpiade Tokyo bersama Kontingen Indonesia.

    Berita

    Kamis, 9 September 2021

    Rayakan Haornas ke-38, NOC Indonesia Dukung Realisasi Misi DBON

    NOC Indonesia mengapresiasi peluncuran Desain Besar Olahraga Nasional pada perayaan Haornas ke-38, Kamis (9/9/2021) hari ini.

    Lain - lain

    Senin, 27 September 2021

    NOC Indonesia Yakini PON Papua akan Lahirkan Bintang Baru Olahraga Nasional

    Raja Sapta Oktohari juga yakin bahwa PON XX Papua akan berjalan dengan lancar berkat persiapan yang matang.

    Terbaru

    Berita

    Sabtu, 22 Januari 2022

    Hasil Proliga 2022: Palembang Bank SumselBabel Rebut Kemenangan Perdana

    Laga sengit tersaji di hari kedua Seri III Proliga 2022 saat Kudus Sukun Badak bersua Palembang Bank SumselBabel pada Sabtu (22/1/2022).

    Berita

    Sabtu, 22 Januari 2022

    Soal Diskresi Karantina Atlet, Perbakin Optimistis dengan Diplomasi Ketum NOC Indonesia

    PB Perbakin optimistis usulan diskresi karantina atlet dari luar negeri yang tengah diperjuangkan Ketum NOC Indonesia akan berbuah positif.

    Berita

    Sabtu, 22 Januari 2022

    Kabar Duka, Atlet Biliar Oei Kiem Han Meninggal Dunia

    Kabar duka datang dari dunia olahraga Tanah Air. Salah satu atlet biliar berbakat, Oei Kiem Han, meninggal dunia pada Jumat (21/1/2022).

    Berita

    Jumat, 21 Januari 2022

    Eko Yuli Irawan Apresiasi Kinerja Gugus Tugas demi Merah Putih Kembali Berkibar

    Kabar baik datang dari upaya percepatan penyelesaian sanksi WADA oleh Gugus Tugas.

    Berita

    Jumat, 21 Januari 2022

    Sandiaga Uno: MotoGP Indonesia Harus Tetap Berlangsung

    Belakangan, rumor soal batalnya MotoGP Indonesia 2022 muncul seiring dengan kebijakan aturan karantina dalam negeri.

    Berita

    Rabu, 19 Januari 2022

    Al Azhar Gelar Lomba Senam SAH 2020 se-Indonesia, Deputi Kemenpora Apresiasi

    Senam Stay At Home (SAH) merambah ke akar rumput. Yayasan Pesantren Islam Al-Azhar yang menangkapnya dengan menggelar lomba se-Indonesia.

    Berita

    Senin, 17 Januari 2022

    Petarung UFC Ini Matanya Bengkak Dibogem hingga Tak Bisa Melihat

    Giga Chikadze mengalami beberapa luka dan matanya bengkak setelah bertarung melawan Calvin Kattar pada pembukaan UFC 2022 pada Sabtu (15/1/2022).

    Berita

    Senin, 17 Januari 2022

    Menpora: Bendera Merah Putih Akan Diperbolehkan Kembali Berkibar Awal Februari

    Kemenpora kembali melakukan konferensi pers guna menyampaikan perkembangan terkini atas upaya percepatan penyelesaian sanksi dari WADA.

    Berita

    Jumat, 14 Januari 2022

    Conor McGregor Jadi Sasaran Pembunuhan, Pub Milik Petarung Itu Dibom

    Pub seharga £2 juta atau sektar Rp39,2 miliar menjadi sasaran bom bensin saat polisi meluncurkan perburuan. Ternyata pub tersebut milik bintang UFC Conor McGregor.

    Berita

    Jumat, 14 Januari 2022

    Zainudin Amali: Bicara Politik, Malam Aja!

    Dr. Zainudin Amali yang diberi kepercayaan oleh Presiden Jokowi sebagai Menteri Pemuda dan Olahraga, adalah Ketua Pemenangan Partai Golkar.
    X