pon-papua

Angkat Besi Terancam Dicoret di Olimpiade Paris 2024, Indonesia Bisa Kehilangan Sumber Raihan Medali

16 Agustus 2021, 22:45 WIB
Editor: Doddy Wiratama
Cover artikel angkat besi.
Cover artikel angkat besi. /(Grafis: Hendy Andika/Skor.id)

  • IOC mempertimbangkan untuk mneghapus angkat besi dari daftar cabor yang dipertandingkan pada Olimpiade Paris 2024.
  • Jika hal itu terjadi, kerugian besar akan menghampiri beberapa negara yang mengandalkan angkat besi. Indonesia salah satunya.
  • Pasalnya, cabor angkat besi rutin menyumbang medali bagi Indonesia di Olimpiade sejak edisi Sydney 2000.

SKOR.id - Saat Olimpiade modern pertama kali digelar pada 1896 di Athena, Yunani, cabor angkat besi telah turut diperlombakan.

Hingga Tokyo 2020, angkat besi tercatat sebagai 28 cabor utama yang konsisten digelar dalam setiap edisi Olimpiade.

Namun, pamor angkat besi secara global mengalami penurunan seiring dengan banyaknya skandal yang ditemukan dalam cabor ini.

Salah satu yang menjadi perhatian Komite Olimpiade Internasional (IOC) adalah masih ditemukannya kasus doping dan buruknya manajemen dalam federasi.

Hal ini membuat cabor angkat besi berpeluang dicoret mulai dari Olimpiade selanjutnya yang akan dihelat di Paris pada 2024 mendatang.

Dilansir dari India Today, ada dua cabor yang saat ini berada dalam pengawasan IOC. Selain angkat besi, ada pula tinju.

Konflik IOC yang berlarut-larut dengan federasi kedua cabor itu pun berlanjut dengan pengurangan kuota atlet pada Olimpiade Paris 2024.

Dengan amendemen terbaru Piagam Olimpiade pada Minggu (15/8/2021), IOC kini berwenang untuk mencoret cabor yang tidak sesuai dengan visi Olimpiade.

Komite eksekutif yang dipimpin oleh Thomas Bach (Presiden IOC) juga memiliki kuasa untuk menskors cabor bila dinilai melakukan penyimpangan.

"Belakangan ini, IOC berhadapan dengan situasi sulit terkait dengan buruknya pengelolaan di beberapa federasi olahraga internasional," ujar John Coates, wakil presiden IOC.

Dari dua cabor yang sedang diawasi, angkat besi berpeluang lebih besar untuk dihapus. Citra olahraga angkat beban ini telah sejak lama tercoreng dengan isu doping.

Tak hanya berkaitan dengan para atlet, maraknya tindak korupsi yang dilakukan para pejabat federasi juga menjadi sorotan.

Federasi Angkat Besi Internasional (IWF) yang dipimpin oleh Tamas Ajan selama dua dekade terakhir dinilai memiliki manajemen yang tak ideal. 

Jika IOC benar-benar mencoret cabor angkat besi, maka Indonesia akan menjadi salah satu yang paling dirugikan.

Pasalnya, selama bertahun-tahun cabor angkat besi selalu menjadi andalan Skuad Merah Putih untuk meraup medali Olimpiade.

Tak kurang dari 15 medali telah dipersembahkan oleh para lifter Indonesia dalam ajang Olimpiade.

Bagi Indonesia, angkat besi jadi sumber raihan medali terbanyak kedua di Olimpiade setelah bulu tangkis.

Aksi lifter Indonesia, Eko Yuli Irawan, saat tampil pada cabor angkat besi kelas 61kg putra Olimpiade Tokyo 2020 yang digelar di Tokyo Interntaional Forum pada Minggu (25/7/2021).
Aksi lifter Indonesia, Eko Yuli Irawan, saat tampil pada cabor angkat besi kelas 61kg putra Olimpiade Tokyo 2020 yang digelar di Tokyo Interntaional Forum pada Minggu (25/7/2021). (NOC Indonesia)

Cabor angkat besi konsisten mempersembahkan medali untuk Indonesia sejak Olimpiade Sydney 2000.

Bahkan saat cabor lain puasa medali pada Olimpiade London 2012, angkat besi masih bisa mempersembahkan dua perak dan satu perunggu.

Proses regenerasi atlet angkat besi di Indonesia pun berjalan baik. Rahmat Erwin Abdullah dan Windy Cantika Aisah adalah contoh lifter potensial yang dimiliki Merah Putih.

Keduanya turut tampil di Olimpiade Tokyo 2020 dan berhasil menyabet medali perunggu di kelas masing-masing.

Kemungkinan angkat besi dicoret dari Olimpiade Paris 2024 pun turut dikomentari oleh salah satu lifter andalan Indonesia, Eko Yuli Irawan.

"Kita sama-sama tak tahu apa masih bisa dipertandingkan di Olimpiade Paris. Saya pribadi ingin tetap tampil tetapi kita lihat dulu ke depan seperti apa," ujar Eko Yuli Irawan.

"Saya sudah bilang ke pak Rosan (CdM Indonesia di Tokyo 2020) dan pak Okto (Ketua NOC Indonesia) agar diberi kesempatan ikut kualifikasi Paris. Beliau-beliau, intinya mendukung."

Follow dan subscribe akun media sosial Skor.id di Instagram, Facebook, Twitter, YouTube, LinkedIn, TikTok, dan Helo.

 
 
 
Lihat postingan ini di Instagram
 
 
 

Sebuah kiriman dibagikan oleh Skor.id (@skorindonesia)

Berita angkat besi lainnya:

Angkat Besi Belum Pasti di Paris 2024, Eko Yuli Irawan Berharap Ada Kepastian

PB PABSI Beberkan Kiat Angkat Besi Menjaga Tradisi Medali di Olimpiade

Bulu Tangkis dan Angkat Besi Langganan Medali, Menpora Dorong Cabor Lain Berprestasi di Olimpiade

  • Sumber: India Today
  • Tag

    Video

    Berita Terkait

    Olahraga Lain

    Senin, 2 Agustus 2021

    Hasil Angkat Besi Olimpiade Tokyo 2020: Nurul Akmal Finis Kelima di Kelas +87Kg Putri

    Nurul Akmal menempati peringkat kelima dalam kontes angkat besi kelas +87kg putri di Olimpiade Tokyo 2020.

    Olahraga Lain

    Selasa, 3 Agustus 2021

    Konsisten Berprestasi di Olimpiade, Menpora Bertekad Meningkatkan Pamor Angkat Besi

    Menpora Zainudin Amali bertekad menigkatkan popularitas cabang olahraga angkat besi di kalangan masyarakat Indonesia.

    Bugar

    Rabu, 4 Agustus 2021

    Mitos, Angkat Besi Bisa Bikin Tubuh Pendek

    Hingga saat ini tidak ada fakta ilmiah yang menyebut angkat beban dapat menghambat pertumbuhan tinggi seseorang.

    Terbaru

    Berita

    Senin, 22 November 2021

    Intercollegiate Golf Series Segera Digelar, Kompetisi untuk Para Pegolf Muda

    Tak lama lagi, para pegolf muda Indonesia akan memiliki kesempatan menambah jam terbang mereka.

    Berita

    Selasa, 16 November 2021

    Menpora Ungkap Alasan Jawa Barat Sebagai Sentra Utama Desain Besar Olahraga Nasional

    Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Republik Indonesia (RI) Zainudin Amali melakukan sosialisasi tentang Desain Besar Olahraga Nasional (DBON) di Hotel Pullman, Kota Bandung, Selasa (16/11/2021).

    Berita

    Jumat, 12 November 2021

    Belajar dari Kasus LADI, Federasi Olahraga Nasional Diminta Tak Hanya ''Jago Kandang''

    Ketua NOC Indonesia, Raja Sapta Oktohari mendesak pengurus federasi olahraga nasional (PP/PB) dapat aktif di organisasi regional, kontinental, hingga dunia.

    Berita

    Rabu, 3 November 2021

    Pertandingkan 12 Cabor, Berikut Penjelasan Klasifikasi Disabilitas di Peparnas XVI Papua

    Setelah sukses menjadi tuan rumah PON XX, Papua pun siap menggelar Peparnas XVI.

    Berita

    Senin, 25 Oktober 2021

    Kabar Baik, Indonesia Kandidat Terkuat Tuan Rumah World Beach Games 2023

    Indonesia resmi menjadi kandidat terkuat tuan rumah World Beach Games (WBG) 2023.

    Berita

    Sabtu, 23 Oktober 2021

    Sama Kuat, Jawa Barat dan Banten Jadi Juara Umum Bersama Potradnas 2021

    Kontingen Banten dan Jawa Barat tampil sebagai juara umum bersama dalam Pekan Olahraga Tradisional (Potradnas) VIII tahun 2021.

    Berita

    Kamis, 14 Oktober 2021

    Atlet Olimpiade Kenya Ditemukan Tewas, Suami Jadi Tersangka

    Dunia olahraga dibuat terkejut dengan berita kematian pelari Kenya, Agnes Jebet Tirop, Rabu (13/10/2021) waktu setempat.

    Berita

    Jumat, 1 Oktober 2021

    Cina Resmi Melarang Penonton Luar Negeri Datang untuk Menyaksikan Olimpiade Beijing 2022

    Pesta olahraga musim dingin terakbar, Olimpiade Beijing 2022, siap digelar pada Februari tahun depan.

    Berita

    Rabu, 29 September 2021

    Didampingi Menko Perekonomian, Menpora Amali Launching Bulan Pemuda dan Pesantrenpreneur 2021

    Menyambut Hari Sumpah Pemuda pada 28 Oktober mendatang, Menpora Zainudin Amali menyiapkan kegiatan istimewa.

    Berita

    Jumat, 24 September 2021

    PON XX Papua 2021: Tim Polo Air Putri DKI Jakarta Bukukan Kemenangan Perdana

    Meski belum dibuka secara resmi, PON XX Papua telah menggelar pertandingan beberapa cabor.

    Terpopuler Satu Pekan

    Keyword Populer

    Sepak Pojok

    2002, Tahun Emas Il Fenomeno Ronaldo Nazario

    Bola Internasional | 27 November 2021

    10 Pemain Tebus Murah, Ada Cristiano Ronaldo

    Bola Internasional | 27 November 2021
    X